9 Keluarga di Kabupaten Brebes Terdampak Bencana Alam

Peristiwa
Dokumen istimewa, Bupati Brebes Idza Priyanti meninjau lokasi bencana tanah bergerak

BREBES, Gugah.id – Sebanyak 9 keluarga di Desa Gununglarang Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes terdampak bencana tanah bergerak. Rumah mereka semua terletak di RT 01 RW 01. Karena Kondisi tanah bergerak yang semakin mengkhawatirkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes segera merelokasi 9 keluarga korban bencana alam tersebut. Meski demikian, rencana itu masih dalam kajian Tim Geologi Provinsi Jawa Tengah.

Hal ini dilakukan karena mempertimbangkan kondisi tanah yang membahayakan. Warga setempat juga diminta agar tetap waspada, terutama saat ini musim hujan yang intensitasnya cukup ekstrem.

“Kalau berdasarkan hasil kajian tim geologi, tanah ini membahayakan. Maka hunian warga akan direlokasi,” ujar Bupati Brebes, Idza Priyanti, Selasa (2/2/2021).

Idza juga mengimbau kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah bergerak agar bersabar. Sebab pemerintah berjanji akan membantu penanganan dan penanggulangan pascabencana tanah bergerak.

“Dengan adanya cuaca yang cukup ekstrem agar masyarakat waspada dan hati-hati, karena wilayah Kecamatan Salem atau Brebes selatan masuk daerah rawan bencana,” lanjutnya.

Sementara menurut Kepala BPBD Brebes, Nushy Mansur, mengatakan musibah tanah bergerak ini terjadi pada awal tahun 2021. Setelah peninjauan oleh tim geologi menyebutkan bahwa tanah di wilayah tersebut membahayakan.

Akibat tanah bergerak menyebabkan jalan dan rumah warga setempat rusak. Adapun sembilan rumah warga desa Gununglarang yang terdampak yakni milik Rasid, Warso, Nursoleh, Muhalimin, Aripin, Carna Sutisna, Tasdik, Wasim, dan Sarkam. 

“Terjadi gerakan tanah yang ditandai dengan retakan-retakan pada jalan beton yang merupakan jalan provinsi ruas Bumiayu-Salem. Selain itu ada 9 rumah yang rusak,” pungkasnya.

Turut hadir dalam peninjauan Suami Bupati Warsidin, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Apriyanto Sudarmoko, Kepala Badan Kesbangpol Moh. Sodiq, Kepala Dinas LHPS Budi Darmawan, Kepala Dinas Sosial Masfuri, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yulia Hendrawati, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Ismu Subrata dan Kepala Dinas Perikanan Zuhdan Fanani. (*)

Leave a Reply