Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Brebes, Delapan Desa Terendam Banjir

Peristiwa
(Dok.istmw) Bencana banjir dan curah hujan yang tinggi menerjang sejumlah desa di Kabupaten Brebes.

BREBES, gugah.idBencana banjir dan curah hujan yang tinggi menerjang sejumlah desa di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sejumlah rumah penduduk di delapan desa terendam banjir di tiga kecamatan. Minggu (20/11/2022) Kondisi banjir yang sudah memasuki hari ke dua, tak kunjung surut.

Bencana alam ini terjadi setelah hujan deras dan meluapnya air sungai yang tidak kuat menampung. Sejumlah desa di tiga kecamatan, seperti Jatibarang, Wanasari dan Kecamatan Brebes terendam banjir.

Banjir di Kecamatan Wanasari, beberapa desa yang terdampak banjir, Desa Lengkong, Glonggong, Sisalam, Sidamulya, Jagalempeni dan Sawojajar. Akibatnya ratusan rumah warga, lahan pertanian, sekolah hingga puskesmas terendam banjir. Seperti desa yang terendam banjir yakni di Desa Sawojajar, air luapan sungai menggenangi rumah nelayan dan pasar desa.

Kepala Desa Sawojajar, Suwandi mengatakan banjir di Desa Sawojajar merupakan terbesar hari ini. Sejak kecil, baru kali ini yang paling besar.

“Banjir ini, warga belum mengungsi. Tetapi pihak kami sudah menyiapkan tempat pengungsian di SD Negeri Sawojajar 1 dan SMP Muhammadiyah.” Kata Suwandi.

Banjir di Kecamatan Jatibarang dan Kecamatan Wanasari disebabkan luapan sungai yang tidak kuat menampung. Kecamatan Jatibarang, dua desa dengan ketinggian mencapai 50-150 Centimeter. Desa tersebut Kedungtukang dan Bojong terendam banjir akibat luapan Sungai Pemali.

Kecamatan Brebes, banjir menggenangi perumahan warga Desa Terlangu dan Kedungtukang. Kedua desa ini mendapat kiriman air dari sungai Pemali dan kebocoran tanggul. Akibatnya ratusan rumah warga, jalan raya dan persawahan terendam banjir.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Paramitha Widya Kusuma dan anggota DPRD Kabupaten Brebes seperti M. Rizki Ubaidilah meninjau lokasi banjir di Sawojajar.

(Dok.istmw) Paramitha untuk memberikan bantuan logistik ke warga terdampak banjir.

Kedatangan Paramitha ke lokasi disambut warga yang masih bertahan di rumah bersama anak-anaknya. Diketahui, kedatangan Paramitha untuk memberikan bantuan logistik hingga menyapa warga yang masih bertahan di rumah. (sof)

Leave a Reply