Bukber, PSHT Ranting Bulakamba Berbagi Takjil

Bukber, PSHT Ranting Bulakamba Berbagi Takjil

Umum
Bukber, PSHT Ranting Bulakamba Berbagi Takjil
Bukber, PSHT Ranting Bulakamba Berbagi Takjil

Brebes, gugah.id – Organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Bulakamba Cabang Brebes Pusat Madiun mengadakan acara buka puasa bersama (bukber) dan berbagi takjil kepada masyarakat setempat di Desa Siwuluh Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. (Minggu, 9/5/2021)

Kegiatan sosial tersebut merupakan agenda rutinitas di bulan ramadhan dengan tujuan mempererat tali persaudaraan. Tak hanya buka puasa bersama, anggota pencak silat PSHT ini senantiasa membubuhkan rasa peduli kepada sesama umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa dengan berbagi takjil.

Mas Arip, sapaan akrab Febrian Ma’arif selaku panitia acara menyampaikan. Aksi ini dijalankan sebagai bentuk kepedulian bagi sesama umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa.

Ini sudah menjadi agenda tahunan kami setiap bulan ramadhan, kami selalu mengadakan kegiatan buka puasa bersama dan pembagian takjil. Mudah-mudahan juga akan menjadi rutinitas setiap bulan ramadhan kedepan dan seterusnya, ujarnya.

Bukan hanya ajaran pencak silat saja di organisasi kami, ajaran untuk menjaga tali persaudaraan antar sesama umat manusia juga selalu menjadi tekad anggota. Dengan acara buka puasa bersama ini berharap bisa menjaga silaturahmi serta menjaga tali persaudaraan antar anggota.

Dan pembagian takjil merupakan salah satu bentuk rasa peduli kami antar sesama kepada masyarakat, pungkas Arip.

Tidak terbilang banyak, asalkan bermanfaat

Dalam acara sambutan juga, M Fahmi Rizqi selaku ketua PSHT Ranting Bulakamba menjelaskan memang jumlah takjil yang dibagikan tidaklah terbilang banyak. Namun, ia berharap bisa bermanfaat serta menciptakan rasa saling menghormati dan memiliki diantara masyarakat.

“Semoga bermanfaat untuk masyarakat, walaupun hanya sedikit, ” jelasnya.

Saya sangat berterimakasih kepada semua anggota PSHT khususnya Ranting Bulakamba Cabang Brebes. Semoga niat baik kehendak baik sekecil apapun yang kita lakukan dengan cara baik akan menambah nilai budi pekerti luhur kita semua.

“Ojo Seneng Gawe Susahe Liyan, Opo Alane Gawe Seneng Liyan”. Saya melihat masyarakat yang menerima takjil sangat senang dan tidak sedikit yang memberi tanggapan positif acara tersebut.

Ini membuktikan bahwa tidak susah membuat rasa senang kepada orang lain, maka janganlah saling menyusahkan sesama manusia di kondisi pandemi.

Di masa pandemi ini justru kita harus saling tolong menolong sesama umat manusia bukan saling menjatuhkan. Mari kita tingkatkan nilai budi pekerti luhur kita, selalu jaga erat tali persaudaraan jangan sampai kita terpecah belah.

“Suro Diro Joyo Diningrat Lebur Dening Pangastuti”, pungkas Fahmi dalam sambutanya. (NDA)

Leave a Reply