Linglung

Oleh: Mahesa Bagaskara Di pojokan kamar ia meratapiMatanya kosong selepas terpejamSudah banyak yang telah ia relakanTapi dirinya selalu telanjang, tak punya apa-apa.Papa. Ia hanya membawa diriMelangkah mengikuti takdirKadang, ia temui orang yang mulutnya bau gas. Duduk menanti surat kabar di emper rumah.Kadang, ia temui orang yang mulutnya bau aspal. Berbincang soal untung rugiIa hanya mengelus […]

Continue Reading