Dianggarkan Rp150 Miliar, Pasar Induk Brebes Digadang-gadang Jadi Pasar Modern

Ekonomi Regional
SUASANA – Suasana wajah Pasar Induk Brebes setelah dilakukan penertiban di bagian teras.

BREBES, gugah.id – Pasar Induk Brebes digadang-gadang menjadi pasar modern di tengah perkotaan. Untuk mewujudkan itu, Pemkab Brebes berencana melakukan revitalisasi Pasar Induk Brebes sesuai yang tertuang pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2019.

Pemerintah pusat sudah mengalokasikan sekitar Rp150 miliar untuk revitalisasi pasar tersebut. Saat ini, proses pembangunan masih dalam tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk pengerjaan konstruksi yang hingga saat ini belum rampung.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Dinkopumdag) Brebes, Maryono mengatakan, untuk penyusunan DED revitalisasi pasar Induk membutuhkan anggaran Rp3,6 miliar. Namun lantaran keterbatasan APBD Brebes, baru disetujui sekitar Rp1,3 miliar. Namun saat ini baru mendapatkan anggaran sekitar Rp300 juta di tahun anggaran 2021.

“Padahal Perpres Nomor 79 Tahun 2019 ini implementasinya diharapkan selesai tahun 2024. Sehingga kami berharap, tahun 2022 anggaran perencanaan bisa direalisasikan. Sehingga, kita bisa mengirimkan dokumen perencanaan ini kepada Kementerian PUPR melalui Kementerian Perdagangan,” kata Maryono, Rabu (15/9/2021).

Maryono mengungkapkan, proses revitalisasi Pasar Induk Brebes diawali dengan perencanaan pembangunan yang kemudian dilakukan verifikasi pemerintah pusat.

Sebagai pelaksana pembangunan konstruksi akan dilakukan oleh Kementerian PUPR. Pihaknya hanya menyampaikan data dan dokumen yang dibutuhkan Kementerian PUPR.

“Prosesnya masih panjang, karena baru sampai pada penyusunan DED. Sedangkan anggaran untuk penyusunan DED saja masih belum direalisasi sepenuhnya,” lanjut Maryono.

Maryono menerangkan, rencana revitalisasi Pasar Induk Brebes tertuang dalam Perpres Nomor 79 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Ekonomi di Jawa Tengah meliputi; Kawasan Kendal-Semarang-Salatiga-Demak-Grobogan, Kawasan Purworejo-Wonosobo-Magelang-Temanggung, dan Kawasan Brebes-Tegal-Pemalang.

Untuk revitalisasi Pasar Induk Brebes, lanjut Maryono, akan mengubah keseluruhan wajah dan bagian dalam pasar. Dengan anggaran yang mencapai Rp150 miliar, Pasar Induk Brebes akan diubah menjadi pasar modern. Termasuk sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) secara komunal.

Maryono menjelaskan, rencana revitalisasi Pasar Induk Brebes akan dilakukan lantaran pasar tersebut berada di tengah-tengah kota, yang seharusnya bersih dan modern. Namun kenyataannya, Pasar Induk Brebes justru terkesan kumuh dan kurang tertata.
Sehingga, pihaknya berencana mengubah Pasar Induk Brebes secara keseluruhan.

“Kita tahu sendiri bagaimana kondisi pasar itu, padahal ada di tengah-tengah kota. Sehingga, kami berupaya memperbaiki wajah Kota Brebes,” pungkasnya. (dn)

Tonton Juga: Brebes Kembali Level 4, Ini Kata Bupati Idza Priyanti.


Leave a Reply