Harga Telur Anjlok, Peternak Oplos Pakan Ayam

Ekonomi Nasional
Peternak nampak mengikis pakan untuk ayam petelur karena harga telur yang anjlok. (foto: Hardiyanto)

TEGAL, gugah.id – Para peternak ayam petelur di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah terpaksa mengoplos pakan ayam menggunakan bekatul dan jagung. Hal ini dilakukan untuk menekan biaya produksi dan kerugian akibat anjloknya harga telur dan naiknya harga pakan, Sabtu (2/10/2021).

Kerugian dirasakan para peternak ayam petelur di Desa Pagerwangi Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal Jawa Tengah akibat anjloknya harga telur. Harga telur sempat anjlok pada kisaran Rp 15.300 per kilogram. Sedangkan harga pakan ayam justru mengalami kenaikan.

Peternak ayam petelur, Arif mengatakan,  para peternak beranggapan bahwa anjloknya harga telur akibat dari melimpahnya produksi telur di pasaran. Karenanya, banyak peternak ayam pedaging beralih ke ternak ayan petelur. Selain itu, permintaan telur di masyarakat menurun karena tidak musim hajatan.

“Para peternak kini hanya bisa bertahan dengan kondisi yang pas pasan. Para peternak berharap pemerintah ikut campur tangan mengatasi harga pakan ayam yang saat ini mencapai Rp460 ribu per lima puluh kilogram,” ungkapnya.

Agar usahanya tidak gulung tikar, para peternak mensiasatinya dengan mengoplos pakan dengan bekatul dan jagung. Cara ini dilakukan untuk menekan biaya serta mencegah kerugian semakin besar akibat timpangnya biaya produksi dengan hasil penjualan telur.

“Harga telur itu tidak bisa menutup untuk membeli pakan konsentrat. Harganya murah karena banyak yang produksi, sedangkan harga pakan konsentrat hampir sampai Rp500 ribu per lima kilogram. Jadi terpaksa harus dioplos,” tutup Arif. (ardi)

Leave a Reply