Idza Lantik 94 Pejabat Eselon III dan IV

Regional
Bupati Brebes Idza Priyanti melantik 94 pejabat Eselon III (administrator) dan pejabat Eselon IV (pengawas).

BREBES, gugah.idBupati Brebes Idza Priyanti melantik 94 pejabat Eaelon III (administrator) dan Eselon IV (pengawas), Jumat (30/7). Dalam pelantikan 94 pejabat eslon III dan IV tersebut tidak sepenuhnya yang dilantik datang ke Pendopo, namun hanya ada beberapa pejabat yang mewakili untuk dilantik secara langsung.

Dalam arahannya, Bupati Idza menyampaikan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk segera menyesuaikan tugas dan fungsi kerja yang telah diatur sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sehingga, pejabat yang baru dilantik dapat bekerja yang lebih efektif dan evesien untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Karena masih pandemi Covid-19, maka sebagian yang mengikuti pelantikan secara daring. Ini untuk mengurangi kerumunan. Tapi harapan saya, kepada yang baru dilantik bisa segera menempatkan diri di tempat yang baru. Sehingga, pelayanan di tempat kerja saat ini tidak terganggu,” katanya.

Dalam acara pelantikan tersebut, selain merotasi jabatan sekertaris dinas (Sekdin) dalam pelantikan tersebut, Bupati Idza juga melantik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapatkan promosi jabatan. Di antaranya, Wartoid di mana jabatan sebelumnya Sekcam Songgom diangkat menjadi Camat Salem.

Sementara itu, Camat Salem Slamet Budi Raharjo dimutasi menjadi Camat Bantarkawung. Selanjutnya, Camat Bantarkawung Eko Supriyanto dimutasi menjadi Camat Larangan. Sedangkan Camat Larangan Sudianto dimutasi menjadi Camat Songgom. Selain di lingkungan kecamatan, ASN yang promosi jabatan juga ada di Dinas Pendidikan.

Rojat Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dindikpora diangkat menjadi Sekertaris Dindikpora. Di mana, jabatan yang ditinggalkan diisi oleh Juwita Asmara Guru Madya yang diperbantukan menjadi Kepala SD Prapag Lor 2. Sementara Sekretaria Dindikpora sebelumnya Lis Dwi Andriyani dimutasi sebagai Kepala Penganggaran dan Pengawasan Sekertariat DPRD Brebes.

Menurut Idza, menjadi pejabat, harus mampu membawa diri. Seperti Camat misalnya, yang memegang wilayah harus bisa memikat hati masyarakat. Sehingga program-program pembangunan bisa dijalankan bersama masyarakat. Idza mencontohkan kinerja Eko Supriyanto yang telah berhasil memikat masyarakat Kecamatan Bantarkawung.

“Di manapun ditempatkan, seorang pejabat harus betah dan mampu menjadi tauladan di lingkungannya. Dengan mutasi dan promosi akan menambah silaturahmi dan akan ada rezeki karena banyak teman,” kata Idza.

Idza mengingatkan agar para Pejabat Administrator dan Pengawas segera melaksanakan tugas ditempat yang baru dan menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tugas barunya. Tingkatkan kualitas diri, baik pengetahuan maupun ketrampilan salah satunya dengan terus mengikuti perkembangn teknologi informasi, dengan memiliki kecerdasan digital.

“Saya berpesan kepada pejabat administrator dan pengawas yang baru untuk tidak terlena dengan jabatannya saat ini. Kami akan tetap melakukan evaluasi kinerja. Jadikan, jabatan baru ini sebagai motivasi dalam meningkatkan layanan ke masyarakat,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply