5 Wisata Di Brebes

5 Tempat Wisata di Brebes Yang Boleh Buka Saat Liburan Akhir Tahun

Pariwisata Regional
5 Wisata Di Brebes
(Dokumen Gugah.id) petugas wisata mangrove melakukan pengecekan protokol kesehatan kepada pengunjung.

Gugah.id – Beberapa wisata di Brebes boleh buka saat liburan akhir tahun, Meskipun jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Brebes masih terus melonjak, namun menjelang libur panjang Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Brebes tetap buka. Namun demikian, pembatasan jumlah pengunjung tetap diberlakukan.

Ada 5 destinasi wisata di Brebes yang diperbolehkan dibuka di tengah pandemi Covid-19. Adapun destinasi wisata yang di buka diantaranya adalah Pantai Randusanga Indah (Parin), Agro Wisata Kaligua, Waduk Malahayu, Wisata Pulau Cemara, dan Hutan Mangrove. Wisata tersebut adalah tiga wisata yang dikelola Pemkab Brebes dan dua wisata yang dikelola kelompok masyarakat.

“Dua destinasi wisata yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang boleh dibuka adalah Wisata Pulau Cemara dan Hutan Mangrove Pandansari. Kedua tempat wisata ini sudah bisa menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Brebes, Kukuh Prasetyo, kemarin.

Kukuh mengungkapkan, kelima destinasi wisata tersebut sudah dibuka pada bulan Juli kemarin. Sehingga, tempat wisata ini diperbolehkan buka saat libur panjang Nataru meskipun jumlah warga Brebes yang terkomfirmasi positif Covid-19 terus melonjak. Tempat wisata ini boleh dibuka karena tidak ada kasus positif Covid-19 dari klaster tempat wisata.

“Sudah kami tekankan agar protokol kesehatan diterapkan. Petugas atau pengelola wisata juga melakukan pengawasan terhadap pengunjung, agar jangan sampai ada kerumunan,” tambahnya.

Pengelola wisata Hutan Mangrove, Rusjan mengatakan, pihaknya sudah siap dengan segala sesuatunya untuk menghadapi pengunjung saat libur Nataru tahun ini. Utamanya penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Nantinya saat liburan Nataru, pengelola destinasi wisata Hutan Mangrove Pandansari, Brebes juga akan melakukan pembatasan pengunjung.

“Sejak lima bulan lalu kami buka tetap menerapkan protokol kesehatan. Termasuk pembatasan pengunjung dan pembatasan jam operasional tempat wisata,” kata Rusjan.

Meskipun sudah dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 pada Juli lalu, wisata Hutan Mangrove Pandansari masih sepi pengunjung. Dibanding sebelum terjadi pandemi Covid-19, jumlah pengunjung di salah satu wisata unggulan Brebes ini turun drastis. Saat ini pengunjung tak lebih dari 100 orang di hari biasa.

Rusjan mengatakan, jumlah pengunjung di hari biasa masih kurang dari 100 orang. Sedangkan di hari weekend jumlahnya hanya 500 orang. Jumlah itu cukup jauh dari jumlah pengunjung yang setiap harinya rata-rata mencapai 2000 orang sebelum pandemi. Saat ini tempat wisata tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19.

“Sekarang paling ada kurang dari 100 pengunjung. Kalau weekend paling 500 orang. Jumlah itu wajar karena ini memang masih pandemi Covid-19, yang menyebabkan semua orang terdampak secara ekonomi,”Pungkasnya. (*)

Leave a Reply