Kondisi Taman Edukasi Brebes Dikeluhkan Pengunjung

Pariwisata
Kondisi Taman Edukasi Kota Brebes. (foto: Ahmad Fahrizal)


BREBES, gugah.id – Taman kota yang diresmikan Bupati Brebes Idza Priyanti pada awal tahun 2015 lalu kondisinya mulai rusak dan memprihatinkan. Taman kota yang berada di Kelurahan Gandasuli Kecamatan Brebes ini tak kunjung mengalami perbaikan berbagai fasislitas, seperti di bagian depan atau pedestrian (trotoar).

Kondisi ini pun dikeluhkan warga yang berkunjung di taman kota bernama Taman Edukasi tersebut. Salah seorang pengunjung, Wahyu mengatakan, sebenarnya taman ini sangat bagus bisa menunjang aktivitas masyakarat dalam bersantai ataupun mengadakan pertemuan karena lokasinya di pusat kota.

“Tapi sangat disayangkan berbagai fasilitas di sini tak kunjung di perbaiki. Apalagi kondisi trotoar yang kerusakannya sangat terlihat,” katanya, Senin (10/1/2022).

Taman kota ini juga berfungsi sebagai Hutan Kota Brebes yang berfungsi sebagai ruang terbuka hijau untuk dimanfaatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan, seperti silaturahmi, berlibur dan lainnya. Di taman ini juga disediakan wahana permainan, seperti ayunan dan lainnya.

Dia melanjutkan, fasilitas-fasilitas di taman kota ini juga kondisinya terbengkalai dan tak terawat. Saat peresmian taman kota ini sangat dibangga-banggakan Pemkab Brebes sebagai ruang masyarakat untuk berekspresi.

“Saya jualan sudah satu tahun, pas pertama saya jualan di sini kondisinya memang sudah begini adanya. Sebenarnya taman ini bisa menjadi daya tarik pengunjung untuk dan meningkatkan perekonomian masyakarat sekitar. Paling cuma saat pagi ada yang nyapu di sekitar taman,” kata Sofi, pedagang di sekitar taman.

Sementara itu, pengunjung lain, Yuli mengatakan, pembenahan fasilitas menjadi pekerjaan rumah untuk pengelola Taman Edukasi, sehingga taman yang berlokasi pusat kota akan menjadi taman yang lebih layak untuk dimanfaatkan masyarakat.

“Kalau ke sini paling hanya duduk duduk saja sambil menunggu anak main lari-lari di sekitar taman. Kebetulan beberapa fasilitas permainan anak sudah rusak di sini,” tandasnya. (riz)

Leave a Reply