Nuzulul Qur’an, Ahmad Mustaqiem : Momentum jaga persaudaraan dan tingkatkan ketaqwaan

Umum
Ustad Ahmad Mustaqiem yang sering dikenal dengan Ustad bodrek saat memberikan tausyiah.

BREBES, gugah.idKegiatan Nuzulul Qur’an yang biasa diperingati pada Bulan Ramadhan tentu mempunyai makna yang dalam serta sejarah yang tidak bisa dilupakan bagi umat Islam di seluruh dunia, tak terkecuali di Indonesia. Harapan keberkahan inilah yang disampaikan oleh warga Dukuhwringin, Kabupaten Brebes yang menggelar acara peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Jami Annur, Sabtu (8/5/2022).

Kegiatan yang juga dikemas dengan Tasyakuran Udun-udunan merupakan agenda Rutin Tahunan oleh pengurus Tamir Masjid Jami Annur serta partisipasi warga disekitar lingkungan Masjid. selain Doa bersama acara ini juga sebagai sarana menyambung tali persaudaraaan untuk menyambut hari raya Idul Fitri.

Nuzulul Qur’an sendiri diikuti oleh pengurus Tamir Masjid Annur, Ikatan Remaja Masjid (IRMAS) dan warga Dukuhwringin serta beberapa  tokoh agama pun ikut hadir dengan tetap menerapkan protokoler kesehatan.

“Alkhamdullilah, ini merupakan program tahunan yang merupakan salah satu agenda besar Ketakmiran, dan acara ini bisa berjalan lancar dan tanpa sedikit hambatan. Ujar Mahfud Setiawan yang merupakan ketua Tamir Masjid Jami Annur”.

Melalui momentum ini, diharapkan dapat meneguhkan Persaudaraan untuk saling percaya, menjaga, serta belajar bersama tentang Alqur’an. Terutama bagi  generasi muda agar senantiasa cinta dan mau belajar mengaji bersama bukan malah sibuk dengan androidnya.

“Saya mengajak kepada seluruh warga, agar tetap menjaga persaudaraan serta belajar bersama tentang Alqur’an melalui kegiatan di Masjid. Terutama untuk generasi muda agar tidak sibuk dengan game yang ada di handphone”, Kata Mahfud.

Sementara kegiatan pengajian Nuzulul Qur’an ini menghadirkan penceramah muda yang dikenal dengan nama Ustad Bodrek, yaitu Ustad Ahmad Mustaqiem Nada Zakaria dari Kabupaten Brebes. Ia  berpesan kepada seluruh pengunjung bahwa di moment Nuzulul Qur’an ini untuk meningkatkan ketakwaan serta mau menjaga persaudaraan dan menjalin silaturahmi.

“Pada peringatan turunnya Al-Qur’an ini mari kita meningkatkan ketakwaan, tetap semangat. Bukan malah kendor setelah Ramadhan. Serta tetap berbuat baik dan menjaga rasa persaudaraan, salah satu nya dengan bersilaturahmi”, ujar Ustad Mustaqiem.

Di akhir ceramahnya, Ustad Ahmad Mustaqiem Mengajak kepada seluruh pengunjung pengajian agar tetap menjadi orang yang optimis, dimana orang optimis mesti akan melakukan hal-hal yang baik.

“Kalau mau mendapat pahala, jadilah orang yang optimis. Karena orang optimis itu selalu melakukan hal-hal yang positif, Baik pahala kecil ataupun pahala besar.” Pungkasnya. (*)

Leave a Reply