Oknum Polisi Digerebek saat Pesta Sabu di Brebes

Umum
DIGELANDANG – Oknum polisi (depan) pemakai narkoba digelandang ke sel tahanan Mapolres Brebes bersama rekannya



BREBES, gugah.id – Dalam penggerebekan itu, ada seorang oknum polisi yang ditangkap lantaran terlibat dalam pesta sabu di rumahnya di Komplek Perumahan Dedy Jaya Brebes. Polisi berpangkat Aiptu dan aktif berdinas di Polsek Banjarharjo ini bernama Yana Masriyana (49). Ia kedapatan memakai narkoba berjenis sabu bersama dua temannya.

Tiga pelaku pengguna narkoba dan satu orang yang berperan sebagai penjual kini mendekam di sel tahanan Mapolres Brebes, Senin (30/8). Mereka digelandang ke Mapolres Brebes usai dilakukan penggerebekan di sebuah rumah yang berada di Komplek Perumahan Dedy Jaya Brebes yang berada di Jalan Yos Sudarso, pada Sabtu (24/7) lalu.

Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto mengatakan, anggotanya ditangkap bersama dua rekannya, yakni Petrus Caverius Teguh Widhianto (48) dan Edi Suwaryo. Keduanya merupakan warga Kabupaten Tegal. Setelah penggerebekan pesta sabu, polisi juga menangkap seorang penjual narkoba bernama Subkhan. Ia menjual narkoba kepada tiga pemakai tersebut.

“Penangkapan tersebut tidak lain tindak lanjut dari laporan masyarakat yang melaporkan sedang ada pesta narkoba. Setelah dilakukan penggerebekan, kita berhasil mengamankan tiga pelaku yang sedang pesta narkoba. Satu di antaranya merupakan oknum polisi aktif,” katanya, Senin (30/8).

Sedangkan kronologi penangkapan keempat pelaku tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait adanya pesta narkoba. Atas laporan tersebut, tepatnya pada Sabtu (24/7) lalu Satuan Reserse Narkoba melakukan penggerebekan di sebuah rumah. Dalam penggerebekan tersebut, ada tiga orang yang sedang melakukan pesta narkoba.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Termasuk satu buah plastik klip yang berisi sabu-sabu seberat 0,57 gram dari tangan oknum polisi tersebut. Sedangkan jumlah keseluruhan barang bukti yang diamankan Tim Satresnarkoba dari tangan para pelaku mencapai 10 gram.

“Selain sabu, kami juga mengamankan barang bukti lainnya seperti satu buah korek api, satu polong sedotan transparan, dua polong sedotan warna putih untuk sendok sabu, dan bong atau alat penghisap sabu,” tambahnya.

Kapolres mengungkapkan, untuk ancaman hukuman mereka dikenakan Undang-Undang tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. Dalam kesempatan itu, Kapolres menegaskan kepada seluruh anggotanya untuk menjauhi barang haram tersebut.

“Ini saya tekankan, saya minta kepada masyarakat dan seluruh anggota agar tidak menggunakan hal yang sama seperti tersangka ini. Kami akan menindak siapa pun yang menyalahgunakan barang terlarang (narkoba),” pungkasnya. (*)

Leave a Reply