PCNU Brebes Safari ke Kejaksaan

PCNU Brebes Safari ke Kejaksaan

Regional
Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes melakukan safari silaturahim.

BREBES, gugah.id – Sebagai organisasi masyarakat (ormas) sosial keagamaan terbesar, pengurus Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Brebes melakukan safari silaturahim. Salah satunya di Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes. Safari ini sebagai bentuk tanggung jawab dan representasi organisasi ulama untuk bersama menjaga situasi kondusif Brebes.

Ketua PCNU Brebes, Samsul Maarif yang didampingi Rois Syuriah KH. Dr. Chusnan Zain, MA beserta 7 orang pengurus PCNU diterima di ruang kerja Kajari. Kedatangan rombongan pengurus PCNU ini diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Merbawati, SH beserta jajarannya.
Samsul Maarif mengatakan, kunjungan ini dilatarbelakangi oleh kepentingan dan tanggung jawab PCNU sebagai ormas keagamaan terbesar dan representasi organisasi ulama untuk bersama menjaga situasi kondusif Brebes demi terselenggara dan suksesnya pembangunan segala bidang, khususnya dalam bidang hukum dengan penegakkan hukum yang humanis.

“Hal yang menarik perlu melanjutkan program Jaksa Masuk Pesantren untuk terus dilanjutkan dalam kerangka pendidikan kesadaran hukum meski dengan pendekatan virtual karena pandemi Covid-19,” katanya, Selasa (15/6).

Samsul melanjutkan, sebagai tindak lanjut pertemuam tersebut, perlu adanya komunikasi dan koordinasi lebih lanjut. Koordinasi awal ini akan terus berlanjut terhadap program atau kegiatan yang bisa dikerjasamakan antara pihak Kejaksaan dengan PCNU Brebes.

Sementara itu, Kajari Brebes, Mernawati berharap, NU sebagai organisasi besar bisa berkontribusi terhadap tupoksi Kejaksaan. Di antaranya, perlunya peningkatan pemahaman agama yang moderat, inklusif, kepada masyarakat. Selain itu, juga tentang perundungan kepada anak yang justru dilakukan oleh lingkaran oknum terdekat korban.

“Kami mengharapkan peran NU yang lebih dalam kedua hal tersebut. Karena peran NU cukup penting,” katanya.

Dia menuturkan, terkait adanya aliran kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Brebes, seperti penganut kepercayaan, agar NU bisa membantu menjaga kondusifitas hubungan dengan penganut agama yang ada. Karena aliran kepercayaan tersebut saat ini keberadaannya diakui oleh negara.

“Penganut kepercayaan ini saat ini sudah diakui oleh negara. Jadi perlu adanya hubungan yang harmonis antarpenganut agama dan kepercayaan,” pungkasnya.(*)

Leave a Reply