Pegawai Kantor Pelayanan Pengadilan Agama Brebes Positif Covid-19

Kesehatan Peristiwa

Gugah.id – Sejumlah pegawai kantor pelayanan Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Brebes diketahui ada yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Kantor pelayanan ditutup sementara selama lebih dari sepekan, yakni mulai tanggal 1-8 Desember 2020. Kantor akan kembali dibuka pada 10 Desember.

Bagian Humas PA Brebes, Nursidik mengungkapkan, ada 10 pegawai di lingkungan PA Brebes yang terkonfirmasi positif usai dilakukan tes swab pada 23 November kemarin. Mereka adalah Orang Tanpa Gejala (OTG) dan saat ini melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sampai sekarang belum diketahui asal penularan virus corona di lingkungan PA Brebes.

“Hasil tes swab pertama pada 23 November lalu terdapat enam orang yang dilaporkan terkonfirmasi positif. Dan pada saat tes swab kedua tiga hari kemudian, ada empat orang yang dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya, Selasa (1/12).

Dia melanjutkan, 10 orang yang dinyatakan positif tersebut merupakan pegawai dan karyawan honorer. Mereka dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19, yakni terdiri dari empat orang hakim, dua orang panitera pengganti, tiga orang karyawan honorer dan satu orang tenaga kesekertariatan.

“Semuanya tidak ada gejala. Jadi, kita harapkan semuanya bisa cepet sembuh dan kembali beraktifitas seperti biasa,” jelasnya.

Lebih lanjut Nursidik mengungkapkan, kegiatan pelayanan di Kantor PA Kelas IA Brebes ditiadakan. Antrean sidang perceraian dan lainnya juga ditunda dan kembali dibuka pada 15 Desember mendatang. Sementara itu, untuk saat ini kegiatan di kantor tersebut hanya diisi oleh pegawai yang piket.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr. Sartono membenarkan ada sejumlah pegawai di lingkungan PA Kelas IA Brebes yang terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka diketahui positif setelah dilakukan swab di kantor tersebut. Hasilnya, ada 10 pegawai di kantor tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sekarang sudah susah menyebut klaster atau transmisi virus yang menyebar di Kantor PA itu dari mana. Setiap orang punya mobilitas atau aktivitas yang tinggi. Sekarang bagaimana upaya kita melakukan tracing setelah diketahui ada yang positif,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply