Pelaku Pembunuh Isteri di Tegal Akhirnya Meninggal Dunia Akibat Luka Tusuk

Peristiwa
Petugas rumah sakit nampak menutupi jenazah pelaku pembunuhan seorang isteri di Kabupaten Tegal. (foto: Hardiyanto)

TEGAL, gugah.id – Setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Soesilo Slawi selama beberapa jam, pasien yang merupakan pelaku pembunuh isteri di Kabupaten Tegal kini dinyatakan meninggal. Keterangan dari pihak rumah sakit, pasien meninggal dunia pada Jumat pagi (26/11/2021) pada pukul 08.10 WIB.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soesilo Slawi, dr Titis Cahyaningsih MMR menjelaskan, pasien meninggal dunia karena mengalami luka serius di bagian leher dan dadanya. Saat pasien baru tiba di rumah sakit sekitar sekitar pukul 02.00 dini hari, petugas medis langsung melakukan pemeriksaan.

“Pasien meninggal dunia pada Jumat pagi ini pada pukul 08.10 WIB,” kata dr Titis Cahyaningsih MMR kepada wartawan saat ditemui di rumah sakit.

Titis mengungkapkan, pasien di antar oleh polisi dengan kondisi luka yang serius. Menurutnya, sampai di rumah sakit pasien sudah mengalami penurunan kesadaran karena terdapat luka serius di bagian leher dan dada. Saat itu pula, pasien langsung dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga.

Setelah diperiksa lebih lanjut, tutur Titis, terdapat luka di bagian leher yang kemungkinan mengenai saluran pernapasan. Ditambah lagi luka di bagian dada yang juga terdapat luka di paru-paru. Akibat luka serius ini, terjadi pendarahan di bagian dalam rongga dada pasien. Luka di tubuh pasien terlihat rapi, sehingga kemungkinan memang luka akibat benda tajam.

“Dokter bedah kami juga sudah melakukan tindakan medis. Darah di rongga dada juga sudah dikeluarkan, namun kondisi pasien ini tidak membaik. Kami sudah melakukan upaya-upaya sesuai standar medis dan kami juga prihatin karena pasien tidak dapat kami tolong,” tambahnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Soesilo Slawi, dr Titis Cahyaningsih MMR saat menyampaikan kondisi pasien pelaku pembunuhan.

Sebelumnya, pelaku pembunuhan terhadap isteri sendiri, Masrukha (36), yang terjadi di Kabupaten Tegal Jawa Tengah akhirnya tertangkap penyergapan. Pelarian Trisno alias Slamet (32) berakhir di sebuah rumah kontrakan yang ada di Desa Lebaksiu Kidul Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, Kamis malam (25/11/2021).

Pelaku membunuh isterinya sendiri, Masrukha (36), Minggu (21/11/2021) lalu. Usai menusuk isteri yang diduga dilakukan di depan anak balitanya, pelaku melarikan diri tanpa jejak. Pelaku menghilag selama lima hari. Jejak pelaku pun akhirnya terendus tim gabungan dari Polsek Lebaksiu dan Buser Polres Tegal.

Pelaku yang sudah buron selama lima hari itu, jejaknya terendus Unit Opsnal Polres Tegal berada di sebuah rumah kontrakan pedagang cilok yang ada di Desa Lebaksiu Kidul. Diketahui, pelaku memang sempat ikut berdagang cilok dengan temannya itu. Penangkapan dibenarkan Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafa’at melalui Kapolsek Lebaksiu AKP Nugroho Santoso.

Baca Juga: Akhir Pelarian Pembunuh Isteri Di Tegal, Coba Bunuh Diri Saat Disergap Polisi

Baca Juga: Suami Di Tegal Bunuh Isteri Di Depan Anak Balitanya

AKP Nugroho Santoso mengungkapkan, tiga hari sebelum penangkapan atau Senin (22/11/2021) lalu, tepatnya sehari usai membunuh istrinya, Unit Reskrim Polsek Lebaksiu sudah mengecek lokasi penangkapan. “Pelaku yang pernah bekerja ikut dagang cilok diduga berada di kontrakan itu. Namun nihil,” kata Kapolsek, Jumat (26/11/2021).

Dia melanjutkan, akhirnya Unit Opsnal Polres Tegal mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku yang sudah diyakini benar-benar berada di rumah kontrakan itu, Kamis (25/11). Selanjutnya Unit Reskrim Lebaksiu bersama Unit Opsnal dan piket Satreskrim Polres Tegal pun langsung ke lokasi untuk melakukan penyergapan dan penangkapan.

Saat akan ditangkap, pelaku sedang berada di dalam kamar mandi. Ketika pintu kamar mandi didobrak polisi, ternyata pelaku sedang mencoba bunuh diri dengan menusukkan pisau dapur ke arah dada dan lehernya. Di tubuh pelaku pun sudah ada luka tusuk akibat percobaan bunuh diri itu. Namun dengan sigap, petugas mengamankan pisau dari tangan pelaku.

“Petugas pun berusaha mengamankan pisau yang dibawa pelaku, dan mengevakuasinya ke RSUD dr. Soesilo Slawi untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkapnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, saat ini pelaku penusukkan sedang menjalani perawatan di Ruang HCU Mawar 1 RSUD dr. Soesilo Slawi. Pelaku harus dirawat intensif dengan penjagaan ketat polisi, karena menderita luka serius di bagian leher dan dada akibat sayatan pisau dapur.

Menurut Kasatreskrim Polres Tegal AKP I Gede Dewa Ditya saat mengetahui keberadaan petugas yang hendak menangkapnya, pelaku langsung berlari masuk ke dalam kamar mandi. Dia lalu mencoba untuk mengakhiri hidupnya dengan cara menusuk leher dan dadanya menggunakan pisau dapur. Saat dibawa ke rumah sakit, tersangka masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Matanya masih bergerak dengan berkedip-kedip.

“Tim kemudian berhasil menyergap tersangka. Selanjutnya, pisau yang digunakan itu langsung di amankan dan tersangka dibawa ke rumah sakit,” tutur dia.

Sebelumnya Masrukha (36), warga Desa Bulakwaru RT 02 RW 03 Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal, Minggu (21/11/2021) petang, menjadi korban pembunuhan. Korban meregang nyawa usai ditusuk leher dan dadanya dengan senjata tajam. Ironisnya, pelaku penusukkan itu ternyata adalah suami sendiri, Trisno (35), warga Desa Dukuhjati Wetan Kecamatan Kedungbanteng, Tegal.

Aksi nekat suami itu dilakukan di depan warung di Desa Dukuhjati wetan Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Tegal. Aksi pembunuhan itu baru diketahui warga sekitar setelah anak balitanya menangis. Akibat luka-lukanya, sang istri pun tewas seketika di lokasi kejadian. (ardi)

Leave a Reply