Pengunjung Keluhkan Mahalnya Jajanan dan Minimnya Fasilitas di Festival UMKM Brebes

Ekonomi
Pengunjung Festival UMKM Brebes membeli jajanan di salah satu stand. (foto: Istimewa)

BREBES, gugah.id – Alih-alih menjadi salah satu upaya untuk pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 dan diharapkan menjadi stimulus untuk meningkatkan daya beli masyarakat, serta dapat menambah penghasilan pelaku UMKM, sejumlah pengunjung Festival UMKM Brebes mengeluhkan harga jajanan yang dinilai cukup mahal.

Gelar Produk UMKM berada di halaman komplek Islamic Center Brebes, dan berlangsung selama 10 hari, terhitung mulai  tanggal 14-23 Januari. Gelaran Produk UMKM ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Brebes yang ke 344 tahun. Sedikitnya, ada 47 stand UMKM yang menggelegar hasil produknya di lokasi ini.

Seorang pengunjung, Athifa yang datang ke acara Gelar Produk UMKM pada Senin sore (17/1/2022) mengatakan, jajanan di lokasi tersebut terbilang mahal. Berbeda dengan harga jajanan di luar acara tersebut, meskipun membeli di penjual yang sama. Untuk snack yang sedang ngetren saat ini ialah snack berasap yang diolah dengan nitrogen cair. Harganya mulai dari Rp20-30 ribu per porsi di lokasi itu.

“Banyak jajanan yang harganya mahal. Ada juga jajanan yang porsinya sedikit tapi harganya mahal,” katanya.

Pengunjung lain, Wiharti mengatakan, di dekat lokasi Gelaran Produk UMKM tidak ada toilet. Pengunjung harus mencari toilet masuk ke komplek Islamic Center. Minimnya meja dan kursi yang digunakan pengunjung untuk menyantap jajanan. Sehingga, para pengunjung seringkali berebut tempat duduk di lokasi festival ini.

Baca Juga:
Festival UMKM Di Hari Jadi Brebes Ke 344, Jadi Trend Positif Bagi Pelaku UMKM

Lihat Juga:
Festival UMKM Brebes Jadi Tempat Nongkrong Seru di Islamic Center

“Tempat sampah juga minim. Saat pengunjung makan jajanan di kursi tidak disediakan tempat sampah. Jadi saat bergantian duduk di situ, banyak sampah berserakan. Banyaknya makanan Korean Food, tidak ada makanan tradisional,” ungkapnya.

Wiharti melanjutkan, selain minimnya berbagai fasilitas dan harga jajanan yang cukup mahal, untuk tiket parkir juga cukup mahal, yakni Rp3 ribu untuk satu sepeda motor. Dirinya mengaku cukup satu kali datang ke lokasi festival UMKM tersebut, lantaran tak sesuai yang diharapkan.

“Parkirnya juga Rp3 ribu dan tidak ada tiket parkir,” tandasnya. (mah)

Leave a Reply