Perempuan Asal Brebes Terpapar Corona B117, Begini Kejadiannya

Uncategorized
(Dok.istmw) Gambar hanya ilustrasi

BREBES, Gugah.id – Salah seorang perempuan berinisial A, asal Desa Kubangjati Kecamatan Ketanggungan Brebes, dilaporkan positif corona Inggris atau B 117. Perempuan tersebut merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Arab Saudi. Penyintas virus Corona B117 pulang dari Karawang ke kampung halamannya ke Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Terkait hal itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengungkap ada delapan orang berhubungan dekat yang di-tracing. Delapan orang tersebut telah menjalani karantina mandiri di rumahnya dengan pengawasan, jika bersedia, mereka bisa diisolasi terpusat di satu lokasi.

“Sudah saya cek tadi sudah dilakukan tracing, kurang lebih ada 8 orang yang berhubungan erat, sudah tes semuanya tadi pagi dan hasilnya langsung ke Jakarta sehingga kita menunggu hasilnya beberapa hari,” kata Ganjar, Kamis (4/3/2021).

Ganjar mengaku belum mengetahui detail perjalanan A dari Karawang ke Brebes, namun dari informasi yang dia peroleh, A sudah menjalani isolasi saat perjalanan dari Arab Saudi. Ia juga meminta minta agar segera tracing secepatnya, karantina, dan orang yang sudah berhubungan erat dekat dipantau untuk karantina yang betul-betul tidak berhubungan dengan orang lain, tapi tidak perlu ditakut-takuti. Dipantau saja segala sesuatunya agar nyaman.

“Dia dari Jakarta sudah diisolasi dulu, dari Arab Saudi diisolasi, terus dites positif kemudian dikarantina di Jakarta sudah negatif, pulang ke Karawang mampir ke tempat orang tuanya. Kalau naiknya apa kurang tahu persis,” terang Ganjar.

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Brebes dr Sartono mengatakan, perempuan berinisial A sebelumnya pulang dari Arab Saudi dan dinyatakan positif corona, kemudian menjalani karantina di Wisma Atlet Jakarta hingga akhirnya dinyatakan negatif.

“Setelah dinyatakan negatif, A pulang (ke Brebes). Tetapi belakangan, jenis virus yang diketahui, ternyata mutasi,” kata Sartono, Kamis 4 Maret 2021.

Karena itu, pihaknya melakukan langkah-langkah pencegahan dengan melakukan tes swab antigen kepada 8 anggota keluarga termasuk A dan hasilnya negatif.

“Mereka dalam kondisi sehat. Tetapi untuk mewaspadai lebih lanjut, maka kedelapan orang ini sudah dilakukan isolasi mandiri. Ada TNI Polri yang menjaga ketat,” kata Sartono.

Setelah diswab antigen, mereka diswab PCR, dan sampelnya dikirimkan ke Labkesda Jakarta milik Kemenkes. “Sampel swab PCR saat ini sedang dalam perjalanan ke Labkesda Kemenkes di Jakarta. Untuk delapan anggota keluarga yang saat ini menjalani isolasi mandiri di rumah. Kebutuhan sehari-hari kita bantu, dinas terkait,” jelasnya.

Sartono menyebut, jika mutasi virus atau yang lainnya ini terjadi mutasi virus Corona merupakan hal yang lumrah. Namun, dirinya tetap meminta masyarakat untuk tetap memegang teguh protokol kesehatan secara ketat.

“Nggak usah panik, selalu tingkatkan imunitas. Karena mutasi virus itu hal lumrah terjadi. Pada prinsipnya tetap berpegang pada protokol kesehatan. Patuhi 5 M. Dan juga jangan lupakan Tuhan YME, Insya Allah tetap aman dan terlindungi,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply