Peringati Tahun Baru Islam, Tamir Masjid Jami Annur Gelar santunan Anak Yatim-Piatu

Umum
Pengurus Tamir Masjid Jami Annur memberikan santunan ke Anak Yatim-Piatu.

BREBES, gugah.id – Dalam memperingati tahun baru islam, Tamir Masjid Jami Annur Gelar santunan Anak Yatim. Acara yang digelar pada Rabu malam (18/8/2021) di dalam Masjid Jami Annur Dukuhwringin, kecamatan Wanasari, Brebes, dengan prokes yang sangat ketat. Kegiatan ini sekaligus sebagai Peringatan Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah dan juga santunan Anak yatim dan piatu yang merupakan program tahunan dari pengurus Tamir Masjid Jami Annur.

Senyum keceriaan terpancar dari puluhan wajah anak-anak yatim dan piatu di dalam Masjid Jami Annur Desa Dukuhwringin, Kabupaten Brebes. Ditengah wabah covid 19 yang masih mendera perekonomian Indonesia bahkan Dunia, Mereka senang masih ada yang peduli dengan memberi santunan.

Sejenak mereka seolah lupa dengan situasi pandemi yang tengah melanda bangsa ini. Tentu rasa haru bercampur bahagia karena masih ada yang memperhatikan, membuat senyum mengembang diwajah puluhan anak-anak yatim dan piatu di Desa Dukuhwringin tersebut.

Wakil Ketua Tamir Masjid Jami Annur, Abdul Syakur yang juga alumni santri Alfusha Pekalongan mengatakan, ada beberapa keistimewaan dan keutamaan bagi yang menyantuni anak yatim dan piatu, diantaranya akan membersihkan pikiran, menghilangkan kekerasan hatinya, sekaligus bisa menjadikan hati orang yang bersangkutan menjadi lembut.

“Kalau ingin pikiran kita bersih, mari bersama santuni anak yatim piatu. Selain itu juga hati kita bisa lembut dan tenang tanpa adanya jiwa yang keras,” ucapnya.

Lebih lanjut, Abdul Syakur menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi pada kegiatan tersebut baik kepada seluruh pengurus Tamir serta pada orang-orang dermawan dan khususnya masyarakat Desa Dukuhwringin yang menyisihkan hartanya untuk anak yatim.

“Harapannya, kedepan akan muncul orang-orang dermawan yang lebih banyak lagi untuk perhatikan anak-anak yatim piatu, dan saya ucapkan terima kasih banyak atas dukungan dan niat baiknya, baik kepada pengurus tamir dan juga para dermawan.” Tambahnya.

Sementara itu, Khamim selaku Bendahara Tamir mengungkapkan anggaran kegiatan Peringatan Tahun Tabaru Islam dan santunan anak yatim piatu berasal dari iuran warga lingkungan Masjid Jami Annur yang digunakan untuk kegiatan pengajian, sedangkan untuk Santunan bersumber dari sumbangan Jamiah tahlil pembacaan arwah setiap Jumat Kliwon di masjid Jami Annur yang ditambahkan dengan para dermawan di Desa Dukuhwringin.

“Untuk kegiatan santunan anak yatim piatu didapat dari sumbangan Jamiah Tahlil setiap Jumat Kliwon di masjid Jami Annur, dan ditambahkan dengan para dermawan masyarakat desa Dukuhwringin. Sedangkan untuk pengajian sendiri didapat dari iuran sekitar lingkungan masjid Jami Annur,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply