Puting Beliung Sapu Rumah di Desa Laren Bumiayu, Lima KK Diungsikan

Peristiwa
Sejumlah warga keluar rumah usai angin puting beliung menyapu puluhan rumah di Desa Laren, Bumiayu, Brebes. (foto: Istimewa)

BREBES, gugah.id – Angin puting beliung kembali menyapu pemukiman di Kabupaten Brebes, Selasa sore (16/11/2021). Akibat bencana ini, sebanyak lima kepala keluarga di Dukuh Karang Dawa, Desa Laren, Kecamatan Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah terpaksa mengungsi ke rumah sanak saudara.

Kepala Desa Laren Arief Setiawan mengatakan, puting beliung terjadi di RT 01, 02, 03 RW 06 sekitar pukul 15.30 WIB. Rumah mereka rusak tersapu puting beliung. Mereka yang mengungsi terdiri dari 22 jiwa. Satu di antaranya merupakan seorang balita dan 3 orang berusia lanjut.

“Dari data sementara, ada 5 rumah rusak berat dan 20 rumah rusak ringan,” kata Arief, saat dikonfirmasi wartawan.

Arief menyebut, kerusakan rata-rata terjadi pada bagian atap. Banyak genteng rumah yang tersapu angin hingga terjatuh berantakan. Tak hanya itu, sejumlah pohon juga tumbang akibat bencana itu.

“Genteng banyak yang pecah karena jatuh terbawa puting beliung,” ungkap Arief.

Rumah yang mengalami kerusakan parah yakni milik Rahmat (70) dengan kerusakan berat pada atap rumah dan pagar. Warsono (50), dengan kerusakan berat pada atap dan kanopi.Tapsir (50), dengan kerusakan berat atap dan plafon.Daryono (55), dengan kerusakan pada atap. Dan Eko Purwanto (35), dengan kerusakan berat pada atap.

“Kami telah melaporkan kejadian ini ke pihak-pihak terkait, termasuk kecamatan, Polsek, dan BPBD,” tambahnya.

Sementara itu, Satgas Penanggulangan Bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes Pos Bumiayu, Budi Sujatmiko melaporkan, sebelum terjadi puting beliung, terjadi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada pukul 14.30 WIB.

“Hujan yang turun disertai angin kencang,” kata Budi.

Ia menuturkan, pihaknya telah melakukan assesment terkait kejadian tersebut dan melakukan kerja bakti membersihkan material yang bertebaran. Ia menghimbau kepada warga untuk berhati-hati dan waspada kemungkinan terjadi angin susulan.

“Kerja bakti kita lanjutkan besok (Rabu 17 November 2021) mengingat hari sudah gelap,” tutupnya. (mah)

Leave a Reply