Rumah Mirip Kandang Ayam Milik Kurdi Akhirnya Direhab

Umum
MENGUNJUNGI – Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma menyambangi rumah mirip kandang ayam milik Kurdi.

BREBES, gugah.id – Dua keluarga di Kabupaten Brebes harus tidur di atas panggung bambu lantaran kondisi rumahnya yang sangat tidak layak. Rumah yang berada di Desa Ketanggungan Kecamatan Ketanggungan ini dihuni enam orang dari dua keluarga.

Rumah yang tak jauh dari Jalan Raya Ketanggungan ini kerapkali terendam banjir saat turun hujan. Rumah berdinding lapuk itu berada tak jauh dari bantaran sungai Babakan.

Lebih dari 3 tahun silam tepatnya sejak tahun 2017, penghuni rumah berinisiatif membuat gubuk panggung menggunakan kayu dan bambu. Gubuk panggung tersebut digunakan sebagai tempat tidur untuk semua penghuni rumah karena lantai rumah selalu terendam banjir.

Rumah yang kondisinya kumuh ini dihuni oleh Kurdi (75) dan kedua anaknya. Ditambah satu menantunya dan seorang cucu yang masih balita.

Mereka terpaksa tidur di panggung bambu mirip kandang ayam karena lantai rumah yang tak layak. Bertahun-tahun mereka tinggal di gubuk panggung, akhirnya Kurdi mendapat perhatian dari pemerintah dan anggota dewan.

Kasi Perumahan Formal Swadaya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Dinperwaskim) Brebes, Irfanudin mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan verifikasi lapangan (verlap) dengan langsung mengunjungi rumah Kurdi. Setelah verifikasi, pihaknya memberi bantuan berupa material untuk rehab rumah tersebut.

“Kami sudah verlap dan mulai sekarang mulai melakukan rehab. Selain dari pemerintah berupa material, rehab rumah Pak Kurdi juga dibantu beberapa pihak seperti anggota dewan,” kata Irfanudin, Sabtu (11/9/2021).

Paramitha menuturkan, sebagai warga Ketanggungan, dirinya merasa harus membantu keluarga Kurdi yang tinggal di rumah tidak layak. Bahkan, rumah Kurdi akan secepatnya dibongkar untuk kemudian dibangun rumah yang layak untuk ditinggali. Dirinya berharap keluarga Kurdi bisa secepatnya tinggal di rumah yang layak.

“Saya mengetahui keluarga Bapak Kurdi yang tidur di rumah kurang layak. Akhirnya saya berkunjung ke rumahnya melihat bagaimana kondisinya. Sebagai wakil dari mereka, saya terketuk untuk membantu merehab rumah Pak Kurdi,” kata Anggota Komisi VII DPR RI, Paramitha Widya Kusuma saat berkunjung di rumah Kurdi.

Selain mengunjungi rumah Kurdi, Mitha juga mengunjungi sejumlah rumah tidak layak yang mendapatkan bantuan rehab. Mitha mengunjungi sejumlah rumsh tidak layak huni di Desa Ciduwet, Padakaton, dan Desa Karangmalang. Bantuan rehab tersebut merupakan program dirinya sebagai anggota Komisi VII DPR RI.

Sebelumnya, salah seorang penguni rumah Kurdi, Warjoni (43) mengungkapkan, kondisi rumahnya sudah tak layak untuk ditinggali. Terlebih ada ayahnya yang sudah berusia lanjut, dan ada seorang anak balita berusia dua tahun.

Sisa lumpur bekas banjir juga nampak masih menebal di lantai rumahnya. Tiang-tiang penyangga juga sudah lapuk.

“Ada empat panggung yang dibuat untuk tidur semua penghuni rumah. Dibuat panggung seperti ini sudah tiga tahunan. Kalau rumah terendam banjir itu sudah lebih dari lima tahun. Ada 6 orang dari dua keluarga,” pungkasnya. (dn)

Leave a Reply