Sehari Muncul 100 Lubang Jalan di Pantura

Sehari Muncul 100 Lubang Jalan di Pantura, Bina Marga Rutin Lakukan Perbaikan

Peristiwa Regional
Sehari Muncul 100 Lubang Jalan di Pantura
Foto: Gugah.ID PPK 1.1 Provinsi Jateng, Juniar Perkasa memantau perbaikan jalan di jalan Jenderal Sudirman Kota Brebes

Brebes, Gugah.id – Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat sepanjang jalur Pantura di wilayah Brebes-Tegal-Pemalang muncul ratusan lubang. Dalam dua pekan ke belakang, sehari tercatat ada lebih dari 100 lubang jalan yang muncul di sepanjang jalan pantura. Bina Marga Propinsi Jateng wilayah Brebes-Tegal-Pemalang terus melakukan penambalan menjelang mudik Nataru.

Per hari muncul ratusan lubang jalan mulai dari Perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat hingga di perbatasan masuk wilayah Kabupaten Pemalang. Kedalaman lubang yang ada berbeda-beda. Jalan yang rusak atau berlubang itu cukup membahayakan bagi pengendara. Terutama pengendara sepeda motor.

Data Satker Pekerjaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah 1 PPK 1.1 Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyebutkan, selama memasuki musim penghujan rata-rata terjadi 100 lubang jalan yang setiap hari muncul di jalur Pantura Brebes hingga Pemalang. Untuk itu, pihaknya terus menutup lubang di sepanjang jalan nasional jalur Pantura tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Provinsi Jateng, Juniar Perkasa atau biasa disapa Toni mengatakan, tingginya intensitas curah hujan di wilayah Pantura memang menjadi pemicu terjadinya lubang-lubang baru di jalan. Itu karena aspal jalan rentan dengan air. Kondisi tersebut berbahaya bagi para pengguna jalan.

“Dari pendataan kami, dalam sehari rata-rata muncul 100 lebih lubang jalan baru di ruas Pantura antara Brebes, Tegal hingga Pemalang. Saat ini, kami terus melakukan perbaikan jalan ini,” katanya di sela-sela pemantauan perbaikan jalan di jalan Jenderal Sudirman Kota Brebes, Selasa (22/12).

Munculnya lubang jalan itu hampir terjadi merata di ruas Pantura Brebes hingga Pemalang sepanjang sekitar 66 kilometer. Kerusakan ini cenderung terjadi pada jalan yang kondisinya masih aspal. Sedangkan jalan yang sudah berupa beton tidak muncul kerusakan. Bina Marga telah membentuk tiga tim untuk melakukan perbaikan.

“Ada tiga tim di lapangan yang melakukan perbaikan jalan dan penutupan lubang setiap hari. Untuk perbaikan ini, kami bentuk tiga tim. Dalam dua minggu terakhir mereka sudah bisa menutup 100 lebih lubang jalan. Kondisi jalan dengan kerusakan terparah kami temukan di wilayah barat atau Losari Brebes dan Pemalang,” ungkapnya.

Juniar mengungkapkan, ada tiga tim yang disebar melakukan penutupan (perbaikan) di sepanjang 66 kilometer. Ia pun menghimbau, khusus bagi pemotor diminta hati-hati saat melewati jalan yang rusak. Sebab, jalan rusak bisa menimbulkan risiko. Pihaknya berharap, setelah perbaikan rutin ini kondisi jalan tidak ada lubang yang membahayakan pengguna jalan.

“Jadi ruas jalan yang setiap hari kita monitor kurang lebih 66 km. Mulai dari batas Jabar (Losari)-Tegal-Pemalang. Mohon maaf atas ketidaknyamanan pengguna jalan. Tetap berhati-hati di jalan. Insya Allah kami siap selalu menerima informasi kerusakan baik via medsos dan melalui platform apa saja untuk langsung kami tangani,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply