Sepasang ABG Pelaku Pembuang Bayi di Brebes Diringkus Polisi

Sepasang ABG Pembuang Janin Bayi di Brebes Diringkus Polisi

Peristiwa


DIGELANDANG – Dua ABG yang merupakan pelaku pembuangan bayi digelandang ke Mapolres Brebes.

BREBES, gugah.idSepasang remaja atau anak baru gede (ABG) di Kabupaten Brebes diringkus polisi, Jumat siang (18/6). Keduanya adalah pelaku pembuangan janin bayi di Desa Krasak Kecamatan Brebes yang sempat menggegerkan warga sepekan belakangan. Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda.

Penangkapan pasangan muda mudi dilakukan setelah polisi mendalami kasus pembuangan janin pada yang mayatnya ditemukan pada Kamis sore (10/6). Diketahui pelaku berinisial RW (19) dan MSAF (19). Diduga janin berusia tujuh bulan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, merupakan hasil hubungan gelap (hugel) mereka berdua.

RW diamankan di kediamannya di Kauman Kecamatan Brebes. Sedangkan MSAF merupakan warga Desa Krasak Kecamatan Brebes. Beberapa barang bukti yang diamankan petugas, di antaranya pakaian dan telepon seluler. Sedangkan lokasi tempat penemuan jasad bayi itu, merupakan rumah milik MSAF.

Di hadapan penyidik Satreskrim Polres Brebes, pelaku RW mengaku salah dan khilaf. Ia nekat melakukan hal itu lantaran takut kehamilannya diketahui kedua orangtuanya. RW mengaku melahirkan janin bayi yang baru berusia tujuh bulan di kandungan seorang diri. Usai melahirkan. RW memasukkan janin bayi itu ke kantong plastik.
“Saya bingung, kalau sampai ketahuan orang tua. Saat melahirkan, saya sendiri. Lahir sudah dalam kondisi nggak menangis atau nggak bersuara. Untuk kemudian saya masukan kedalam kantong plastik,” kata RW di Mapolres Brebes, Jumat (18/6).

Lantaran panik, RW pun menelpon pacarnya untuk menghampirinya dan mengambil kantong plastik berisi janin di rumahnya. Untuk kemudian, MSAF membawa janin itu ke rumah kakaknya di Desa Krasak. Bukan langsung membuangnya, MSAF justru meletakan janin bayi itu di bagian belakang rumah.

“Sebenarnya saat itu saya mau langsung mengubur janin itu, tapi saya mau kerja saat itu,” kata MSAF.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh Tim Gabungan unit Reskrim Polsek Brebes dan Resmob Satreskrim Polres Brebes. Penangkapan dipimpin Kanit I Satreskim Polres Brebes, Aiptu Titok Ambar Pramono. Saat ini, kedua pasangan muda mudi itu, masih dalam proses pemeriksaan PPA Satreskrim Polres Brebes.

“Berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut dan olah TKP, pelaku mengarah kepada kedua pasangan muda mudi itu. Dua pelaku sudah kita amankan, saat ini penanganan kasus selanjutnya kita serahkan ke unit PPA Satreskrim Polres Brebes,” kata Titok disela penangkapan pelaku di Kauman, Brebes.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Krasak Kecamatan Brebes digemparkan dengan penemuan sesosok janin bayi di dalam kantong plastik hitam dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (10/6) sore. Janin bayi ditemukan di sebuah rumah warga di Desa Krasak sekitar pukul 16.00 WIB.
Diperkirakan bayi berjenis kelamin perempuan itu berusia sekitar 7 bulan didalam kandungan. Pasalnya, kulit bayi masih merah. Penemuan janin bayi itu berawal saat pemilik rumah pulang dan kemudian tidur di dalam kamar. Sekira pukul 14.00 WIB, ia bangun dan menjalankan salat Dhuhur. Kemudian pukul 15.00 WIB, ia bermaksud memanen tanaman cabe di sawah.

Pemilik rumah mengambil karung yang berada di dapur. Pada waktu mengambil karung, ada kantong plastik warna hitam terjatuh. Setelah ambil kantong plastik warna hitam yang terjatuh itu dan ternyata berat. Kemudian warga membuka kantong plastik tersebut. Ternyata di dalamnya, ada sesosok bayi. (*)

Leave a Reply