Terjatuh saat Cari Kayu, Seorang Kakek di Brebes Meninggal di Sungai

Peristiwa
Sejumlah warga mendatangi rumah korban untuk mengurus jenazah. (foto: Istimewa)

BREBES, gugah.id – Seorang kakek berusia 60 tahun, Yanto alias Warim warga RT 03 RW 05, Desa Karang Bandung, Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, Selasa siang (23/11/2021) ditemukan meninggal dunia di pinggir sungai Kabuyutan Desa Karang Bandung.

Bahkan, salah satu warga sempat merekam video korban meninggal dunia saat dievakuasi oleh warga dan organisasi masyarakat (ormas) dari pinggir sungai untuk dibawa ke rumahnya.

Kapolsek Ketanggungan AKP Suroto mengatakan, pihak kepolisian yang mendapatkan laporan warga, langsung mendatangi lokasi kejadian serta meminta keterangan para saksi.

“Kami langsung mendatangi lokasi dan ke rumah duka, untuk melihat kondisi jenazah serta memintai keterangan saksi baik pihak keluarga maupun warga lainnya, untuk mengetahui kronologis kejadian,” kata Kapolsek Ketanggungan.

Sementara itu, hasil penyelidikan, Kepala Unit Reskrim Polsek Ketanggungan, Aiptu Anggit Subagyo, saat dimintai konfirmasi wartawan, pada Selasa malam menyampaikan, korban meninggal dunia di pinggir sungai Kabuyutan dikarenakan menderita sakit.

“Hasil keterangan saksi dan isteri korban, bahwa korban meninggal dunia karena menderita sakit. Korban murni meninggal karena sakit bukan karena faktor lainnya seperti tengelam di sungai,” jelas Kanit Reskrim Polsek Ketanggungan.

Bahkan menurutnya, isteri korban telah menjelaskan jika korban meninggal karena komplikasi penyakit dari asma, sakit paru paru akut, dan menderita penyakit hernia.

“Menurut keterangan isteri korban, awal kejadian saat pasangan suami isteri tersebut mencari bambu belah di pinggir sungai Kabuyutan. Namun korban menyampaikan ke isterinya jika matanya berkunang-kunang, kepala pusing hingga akhirnya terjatuh persis di pinggir sungai,” ungkap dia.

Saat prosesor evakuasi dilakukan sebenarnya warga akan membawanya ke rumah sakit. Namun, di tengah perjalanan nyawa korban tak tertolong, hingga oleh warga dibawa ke rumahnya. (mah)

Leave a Reply