Termakan Kabar Hoax, Puluhan Remaja Diamankan

Peristiwa
DIAMANKAN – Puluhan remaja diamankan dan dikumpulkan di halaman Mapolres Brebes untuk didata.

BREBES, gugah.id – Puluhan remaja yang mayoritas masih pelajar digiring ke Mapolres Brebes setelah kedapatan akan melakukan aksi demo penolakan PPKM Darurat di Alun-alun Brebes, Rabu (21/7). Sedikitnya ada 59 remaja yang diamankan polisi, akibat terprovokasi ajakan demo PPKM Darurat yang rencananya akan dilakukan pada Rabu (17/7) di alun-alun Brebes.

Kapolres Brebes, AKBP Faisal Febrianto mengatakan, pihaknya mengamankan puluhan remaja tersebut di beberapa titik memasuki Kota Brebes. Di antaranya di wilayah exit tol Brebes Barat dan Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari, serta sebagian di wilayah selatan Alun-alun Brebes. Sebagian dari mereka diamankan bersama sepeda motornya.

“Kami mengamankan di sejumlah titik yang memasuki wilayah Kota Brebes. Kami amankan untuk didata dan kami lakukan penyelidikan terkait kasus ini, siapa yang mengajak mereka,” kata Kapolres.

Kapolres mengungkapkan, pihaknya mengamankan puluhan pelajar tersebut setelah melakukan patroli terkait adanya informasi ajakan demo penolakan PPKM Darurat. Saat memasuki wilayah Kota Brebes, pergerakan mereka menuju Alun-alun Brebes diketahui polisi. Mereka kemudian digiring ke Mapolres Brebes.

“Mereka hendak melakukan aksi demo lantaran termakan informasi hoax yang beredar di media sosial Facebook dan story Whatsapp,” lanjut Kapolres.

Usai dilakukan pendataan oleh polisi, sekelompok remaja ini diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Mereka kemudian dilakukan pembinaan oleh polisi agar tidak mudah terprovokasi atau termakan informasi hoax, apalagi untuk melakukan aksi unjuk rasa.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi informasi hoax terkait penolakan PPKM Darurat. Terlebih, lanjut Kapolres, saat ini kondisinya sedang pandemi Covid-19 yang rawan terjadi penularan Covid-19. Masyarakat diminta untuk bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.

Salah seorang remaja yang diamankan polisi, DW (17) warga Kecamatan Bulakamba mengaku, dirinya diminta untuk membuat poster demo penolakan PPKM Darurat oleh temannya. Dirinya kemudian diminta untuk menuju ke Alun-alun Brebes untuk membuat video penolakan PPKM Darurat.

“Disuruh teman bikin poster ini, terus disuruh ke Alun-alun Brebes untuk bikin video. Belum sampai di alun-alun sudah diamankan polisi. Saya cuma berdua, tidak tahu dan tidak kenal dengan mereka (remaja) yang diamankan juga,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply