Tiga Spesialis Pembobol Minimarket Dihadiahi Timah Panas

Peristiwa
Pembobol Mini Market Dihadiahi Timah Panas
Ketiga Pelaku Spesialis Pembobol Minimarket Berhasil Diringkus Satreskrim Polres Brebes

Gugah.id – Satreskrim Polres Brebes berhasil meringkus tiga pelaku spesialis pembobol minimarket di sejumlah kota. Tiga pelaku spesialis pembobol minimarket ini kerap beroperasi di Brebes. Mereka juga sudah beraksi di 5 kota.

Dalam penangkapannya komplotan pelaku yang merupakan jaringan residivis ini dihadiahi timah panas karena melakukan perlawanan saat ditangkap. Ketiga pelaku diringkus di beberapa tempat berbeda, salah satunya di Jakarta.

Pelaku yang dibekuk diantaranya Suparhan (41) warga Kota Pekalongan, Slamet Susanto (41) warga Kabupaten Pemalang dan Ajung Toni (40) warga Kabupaten Tegal.

Terakhir, ke tiga tersangka tersebut beraksi membobol sebuah minimarket di Desa Kalierang Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto dalam konferensi pers di Mapolres Brebes mengatakan, para pelaku tersebut merupakan residivis dalam kasus yang sama. Dalam aksinya, pelaku masuk melalui atap dengan cara menggunting kawat duri dan memotong atap seng. Setelah berhasil masuk, mereka mengambil sejumlah barang seperti rokok, kosmetik dan lainnya.

“Setelah berhasil, para pelaku ini kabur ke Jakarta untuk menjual barang hasil curian,” ungkapnya, Senin (20/10).

Dalam penangkapan ini, kata dia, anggotanya terpaksa melakukan tindakan terukur dan terarah kepada pelaku. Mereka terpaksa ditembak di bagian kaki, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Mereka juga berusaha melarikan diri saat disergap Satreskrim Polres Brebes.

“Para pelaku ini terpaksa diberi tindakan terukur dan terarah oleh anggota kami, karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap,” tambahnya.

Selain di Brebes, pelaku juga melancarkan aksinya di beberapa daerah lainnya. Di antaranya, di Kabupaten Kendal, Banjarnegara, Pemalang dan Pekalongan. Dari lima daerah ini, pelaku sudah melancarkan aksinya sebanyak 16 kali. Khusus di Kabupaten Brebes, pelaku mengaku baru melakukan aksi pembobolan sebanyak enam kali.

Lanjut Kapolres mengatakan, dari para tersangka tersebut, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit kendaraan roda empat yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Satu buah tali yang digunakan memanjat, lima buah handphone, dua buah kunci dan tiga karung untuk membawa hasil curiannya.

“Atas perbuatannya ini, para pelaku kami jerat pasal 363 Ayat 1,3,4 dan 5 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara selama sembilan tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku Ajung Toni di hadapan penyidik mengaku, sudah melancarkan aksinya sebanyak belasan kali. Hasil kejahatan itu, kemudian oleh pelaku dijual ke Jakarta. Dalam sekali aksi, dirinya bisa mengantongi sekitar Rp 4-5 jutaan setelah dibagi rata komplotan tersebut.

“Dijual ke Jakarta. Kurang lebih dapat empat jutaan (setiap aksinya),” Ujarnya. (*)

Leave a Reply