TNI AL Gelar Vaksinasi Massal di Tegal

Kesehatan
Gubernur Ganjar Pranowo dan Pangkoarmada Dua Laksda TNI, Iwan Isnurwanto beserta rombongan meninjau vaksinasi di Stadion Tri Sanja Slawi.

SLAWI, gugah.id – Pangkoarmada Dua Laksda TNI, Iwan Isnurwanto didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Bupati Tegal, Umi Azizah meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 di Stadion Tri Sanja Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (25/8/2021).
Serbuan vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mempercepat tercapainya kekebalan tubuh atau herd immunity.

Tiba di lokasi pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19, rombongan mengecek tahapan vaksinasi, mulai dari pendaftaran, screening hingga observasi setelah penyuntikan vaksin. Pada kesempatan tersebut, rombongan juga menyempatkan berdialog dengan warga maupun petugas vaksinasi.

Ada tiga lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan serbuan vaksinasi Covid-19 yang diprakasai oleh TNI AL Koarmada Dua yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Tegal. Tiga lokasi tersebut yakni di stadion Tri Sanja Slawi, Lapangan Sarana Olahraga Kalibakung, dan Pantai Purwahamba Indah.

“Vaksinasi ini menargetkan tiga puluh ribu jiwa dan akan berlangsung selama dua hari hingga besok,” kata Pngkoarmada Dua Laksda TNI, Iwan Isnurwanto.

Dia menjelaskan, serbuan vaksin Covid-19 ini merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Laksamana TNI Yudo Margono kepada seluruh jajaran TNI AL dari Sabang sampai Merauke. Demi kelancaran vaksinasi massal ini, telah diterjunkan 395 tenaga kesehatan dari Koarmada Dua, Lanal Tegal, Pemkab Tegal, serta Stikes Hang Tuah Surabaya sebagai vaksinator.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang ikut mendampingi kunjungan Laksda TNI Iwan Isnurwanto di Stadion Tri Sanja Sawi mengatakan, sesuai dengan target Presiden Joko Widodo sampai dengan bulan Desember cakupan vaksinasi harus mencapai 70 hingga 80 persen secara nasional.

“Jika sudah mencapai 80 persen, kegiatan masyarakan akan mulai terbuka kembali. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat atau beradaptasi dengan kebiasaan baru,” kata Ganjar.

Sejauh ini, lanjut Ganjar, cakupan vaksinasi di Provinsi Jawa Tengah mencapai dua puluh persen. Dirinya bersama jajaran terkait dibantu TNI dan Polri serta pihak lainnya akan terus menggejot pelaksanaan vaksinasi.

“Adapun yang masih menjadi kendala selama ini adalah ketersediaan vaksin yang dipicu keterlambatan distribusi ke tiap tiap daerah,” pungkasnya. (hardi)

Leave a Reply