Putra daerah mencalonkan diri sebagai rektor

UMUS Pemilihan Rektor, Putera Daerah Maju Mencalonkan Diri

Pendidikan Regional
Putra daerah mencalonkan diri sebagai rektor
Dr.(Cand) Drs. H. Mukson, MM., M.Pd (Bakal calon Rektor Umus Brebes 2020-2025)

BREBES – Dengan Habisnya Masa Jabatan Rektor, Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Brebes menggelar pemilihan rektor untuk periode 2020-2025. Pendaftaran calon Rektor dimulai dari tanggal 02-11 Desember 2020. Diadakannya pemilihan Rektor secara terbuka agar dapat terciptanya Demokrasi didalam kampus dan terbukanya kesempatan bagi internal kampus yang memenuhi syarat untuk maju mencalonkan diri sebagai pemimpin kampus.

Dalam pemilihan, rektor dipilih secara demokrasi yang pemilihnya merupakan anggota senat atau dewan pengajar.
Dan untuk salah satu kandidat calon Rektor Umus ini merupakan putera daerah Brebes, Drs. Mukson, M.M., M.Pd.

Mukson, lahir di Kabupaten Brebes, pada tanggal 16 Mei 1969. Ia turut mendirikan perguruan tinggi swasta terbesar di Brebes. Tahun 2010, ia dipercaya oleh pihak Yayasan Muhadi Setiabudi untuk menjadi ketua panitia pendirian Umus Brebes. Melalui proses dan perjuangannya yang cukup panjang, Umus Brebes akhirnya berdiri pada 2 Oktober 2012.

“Hampir 17 tahun saya bergabung PT Dedy Jaya Group. Kemudian saya dipercaya untuk menjadi Ketua Panitia Pendirian Umus Brebes. Berbagai proses dan tahapan kami lalui hingga meyakinkan pemerintah daerah agar ada perguruan tinggi di Brebes,” kata Mukson, Senin (7/12).

Mukson menjelaskan, Umus Brebes memiliki 5 fakultas 10 program studi. Dirinya mencalonkan diri sebagai rektor lantaran ingin membangun Brebes lebih maju dengan pengembangan dunia pendidikan termasuk membawa perguruan tinggi ini menjadi lebih unggul.

Mukson yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik ini, diketahui pernah dipercaya 2 kali menjabat sebagai Plt Rektor Umus Brebes. Sejak berdirinya Umus, Mukson memutuskan untuk mengabdikan diri di perguruan tinggi tersebut dengan membangun jaringan agar Umus Brebes lebih dikenal masyarakat luas.

“Saya bergabung di Umus Brebes ini sebagai pengabdian diri saya untuk memgawal Umus Brebes supaya bisa go nasional. Saya juga bertekat agar Umus Brebes ini dikenal dunia internasional,” lanjut Mukson.

Riwayat Hidup dan perjalanan Karir

Mukson kecil mengawali pendidikannya di SDN dan SMP di Brebes. Kemudian, tahun 1985 meneruskan sekolah di PGAN Cirebon, Jawa Barat. Tahun 1988 sampai 1993 kuliah S1 Fakultas Syariah Jurusan Peradilan Agama di Institut Agama Islam Negeri Semarang. Tahun 2013 ia meneruskan S2 di Sekolah Tinggi Imu Ekonomi Cirebon, mengambil jurusan MSDM lulus Magister Manajemen tahun 2016.

Karena S1 bukan dari ekonomi maka untuk pendalaman ekonomi mengambil kuliah S2 pada tahun 2014 di Universitas Kuningan program studi Pendidikan Ekonomi lulus Magister Pendidikan tahun 2016. Kemudian melanjutkan Program Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta tahun 2017.

“Selain pendidikan formal, saya memperoleh sertifikat dari berbagai perguruan tinggi LLDIKTL, APTISI, BNSP, dan dari lembaga lain,” ungkapnya.
Mukson mengawali pekerjaannya sebagai guru SMP dan Madrasah Aliyah di Brebes tahun 1993 sampai 1996. Tahun 1996 bekerja di SPBU sebagai manajer sampai 2004. Kemudian tahun 2004 sampai 2010 bekerja di perusahaan real estate dan developer perumahan PT. Dedy Jaya sebagai manager.

Tahun 2010 ditunjuk oleh Direktur Utama PT. Dedy jaya Group untuk mendirikan Universitas Muhadi Setiabudi Brebes, menjabat sebagai ketua panitia pendiri. Semenjak ijin opresional turun pada tanggal 2 oktober 2012 sebagai dosen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhadi Setiabudi Brebes.

“Dari awal berdirinya Umus Brebes saya betul mengabdikan diri untuk perguruan tinggi ini. Sehingga saya memberanikan diri untuk mencalonkan diri sebagai rektor,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply