• Brief Update BDS Alliance Jumat 22 Mei 2026


    POLITIK

    1. Peringatan 28 Tahun Reformasi Gagal Digelar

    Pelaksanaan kegiatan peringatan 28 tahun Reformasi yang direncanakan kalangan aktivis gagal total digelar.

    Salah satu panitia acara, Ubedilah Badrun atau Kang Ubed, dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), mengungkapkan bahwa acara semula dijadwalkan berlangsung Kamis malam di Hotel Naraya, Rawamangun, Jakarta Timur. Biaya sewa ruangan disebut telah dibayarkan sebelumnya.

    Namun, pada Kamis siang pihak hotel mengirim surat pembatalan penggunaan ruangan tanpa memberikan alasan yang jelas. Menurut penjelasan perwakilan hotel kepada panitia, pembatalan dilakukan setelah manajemen menerima telepon dari “pihak lain”.

    Kang Ubed, yang juga merupakan aktivis Reformasi 1998, menilai peristiwa tersebut sebagai bentuk pembungkaman yang semakin merusak demokrasi.

    Acara itu sebelumnya direncanakan melibatkan akademisi, mahasiswa, dan kalangan pekerja. Sejumlah tokoh yang dijadwalkan hadir antara lain Sukidi, Otib Satibi, dan Anthony Budiawan.


    2. DPR Ingatkan Pemerintah soal Kerja Sama AS di Bandara Kertajati

    Anggota Komisi I DPR dari PDIP, TB Hasanuddin, mengingatkan pemerintah agar memastikan persetujuan penggunaan Bandara Internasional Kertajati, Jawa Barat, oleh Amerika Serikat benar-benar murni kerja sama industri dan tidak memiliki tendensi pertahanan maupun militer.

    Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam rapat DPR pada Selasa lalu menyampaikan bahwa pihak AS meminta penggunaan Bandara Kertajati sebagai pusat maintenance-repair-overhaul (MRO) pesawat Hercules untuk kawasan Asia.

    Sjafrie menyebut Presiden Prabowo telah menyetujui permintaan tersebut.

    Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, lahan Bandara Kertajati dinilai cukup memadai untuk mendukung pengembangan fasilitas MRO pesawat angkut berat C-130 Hercules di kawasan Asia.

    Pesawat legendaris buatan perusahaan AS, Lockheed Martin, tersebut saat ini digunakan oleh puluhan negara di kawasan Asia.


    3. TNI Siapkan Evakuasi Korban Pembunuhan di Papua Selatan

    Panglima Koops TNI Habema, Mayjen TNI Yudha Airlangga, menyatakan pihaknya tengah menyiapkan pasukan dan perlengkapan untuk mengevakuasi delapan pendulang emas yang tewas di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

    Korban diduga dibunuh oleh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM).

    Dalam sebuah rekaman video, Komandan TPNPB OPM Kopitua Heluka mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut yang disebut terjadi pada Selasa, 19 Mei 2026.

    Menurut pengakuannya, para korban dianggap sebagai anggota TNI-Polri yang menyamar sebagai pendulang emas ilegal di Korowai.

    Kelompok tersebut juga menyebut tindakan itu sebagai balasan atas tewasnya dua anggota OPM yang ditembak aparat keamanan pada 17 Mei 2026.


    4. Aktivis Global Sumud Flotilla Dibebaskan Israel

    Sebanyak 422 aktivis Global Sumud Flotilla (GSF), termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI), yang sebelumnya ditangkap Israel pada Senin, 18 Mei 2026, telah dibebaskan dan tiba di Turkiye pada Kamis kemarin.

    Sembilan WNI tersebut dijadwalkan tiba di Indonesia pada Sabtu besok.


    EKONOMI

    1. Menkeu Purbaya: Ekonomi Tidak Sesulit yang Dipersepsikan

    Menteri Keuangan Purbaya mengaku bingung dengan anggapan masyarakat yang merasa kondisi ekonomi sedang sulit, sementara data pemerintah menunjukkan tren berbeda.

    Menurutnya, persepsi negatif tersebut banyak dipengaruhi analisis ekonomi di media sosial, termasuk TikTok.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2026 tercatat sebesar 5,61 persen.

    Dalam acara Jogja Financial Festival, Purbaya menyebut konsumsi masyarakat masih menunjukkan tren peningkatan, ditandai dengan naiknya penjualan otomotif, konsumsi listrik, dan bahan bakar minyak (BBM).

    Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan daya beli masyarakat masih relatif baik.

    Purbaya juga optimistis nilai tukar rupiah akan kembali menguat ke kisaran Rp15.000 per dolar AS.

    Menurutnya, penguatan rupiah akan didukung keberhasilan penerbitan global bond denominasi dolar AS dan euro senilai USD 3,4 miliar yang disebut mendapat respons sangat positif dari pasar.

    Selain itu, kebijakan penempatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA) di bank-bank BUMN juga diyakini dapat memperkuat cadangan devisa nasional.


    2. Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD 9,15 Miliar

    Bank Indonesia melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal I-2026 mengalami defisit sebesar USD 9,15 miliar.

    Angka tersebut jauh lebih buruk dibanding kuartal IV-2025 yang masih mencatat surplus USD 6,07 miliar, bahkan melampaui total defisit sepanjang tahun 2025 yang sebesar USD 7,84 miliar.

    Transaksi berjalan tercatat defisit USD 4 miliar. Meski neraca perdagangan nonmigas masih surplus, nilainya lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya. Sementara itu, neraca perdagangan migas masih mengalami defisit.

    Defisit neraca pendapatan primer juga meningkat akibat naiknya pembayaran kupon dan bunga utang.

    Di sisi lain, kinerja neraca jasa mengalami perbaikan seiring menurunnya impor jasa freight.

    Bank Indonesia juga mencatat transaksi modal dan finansial mengalami defisit USD 4,9 miliar, berbalik dari kuartal sebelumnya yang mencatat surplus USD 9 miliar.

    Meski demikian, investasi langsung masih mencatat surplus sebagai cerminan persepsi positif investor terhadap prospek ekonomi dan iklim investasi domestik.

    Investasi portofolio juga tetap surplus, walaupun nilainya lebih rendah dibanding kuartal IV-2025.

    Sementara itu, investasi lainnya mengalami defisit akibat pembayaran pinjaman luar negeri yang jatuh tempo serta peningkatan penempatan kas dan simpanan di luar negeri.


    3. S&P Soroti Risiko Pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia

    Lembaga pemeringkat global S&P Global Ratings menilai rencana pemerintah mengendalikan ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) berpotensi menekan ekspor, mengurangi penerimaan negara, serta memengaruhi neraca pembayaran Indonesia.

    Dalam pernyataan yang dirilis hari ini, S&P menyebut berbagai faktor tersebut dapat meningkatkan ketidakpastian terhadap prospek peringkat kredit Indonesia dan memperbesar risiko penurunan (downside risk) rating nasional.

    Seperti diketahui, DSI nantinya akan membeli seluruh komoditas ekspor dari perusahaan dalam negeri sebelum menjualnya kembali kepada pembeli di luar negeri.

    Tahap pertama kebijakan akan dimulai pada 1 Juni 2026, di mana perusahaan masih melakukan ekspor seperti biasa, namun seluruh transaksi akan dicatat oleh DSI.

    Pada tahap kedua, DSI mulai melakukan pembelian komoditas melalui skema hybrid.

    Selanjutnya, mulai Januari 2027, DSI akan menjalankan mekanisme pembelian penuh terhadap seluruh komoditas ekspor terkait.


    TRENDING MEDSOS

    1. “Kebijakan DHE Prabowo” Trending di X

    Topik “Kebijakan DHE Prabowo” menjadi perbincangan hangat di platform X hari ini.

    Sejumlah akun membagikan pernyataan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengenai kebijakan penempatan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam di bank-bank Himbara serta pembentukan badan usaha yang akan mengendalikan ekspor komoditas.

    Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo juga menyatakan BI memperluas instrumen penempatan DHE dengan memperbolehkan penggunaan valuta asing selain dolar AS.


    2. “Binus Kebakaran” Masuk Google Trends

    Kata kunci “Binus kebakaran” masuk daftar Google Trends hari ini setelah terjadi kebakaran di auditorium Kampus Universitas Bina Nusantara (Binus), Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada pagi hari.

    Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah korban dalam peristiwa tersebut.


    HIGHLIGHTS

    1. Demokrasi Tidak Boleh Dibatasi di Tengah Tekanan Ekonomi

    Jika benar pembatalan sepihak acara peringatan 28 tahun Reformasi terjadi akibat tekanan dari “pihak lain”, seperti disampaikan pihak hotel, maka tindakan tersebut sangat disayangkan.

    Di tengah tekanan ekonomi dan meningkatnya keresahan publik, ruang demokrasi seharusnya tidak dipersempit.

    Saluran demokrasi yang dibatasi justru berpotensi memperbesar ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.


    2. Polemik Bandara Kertajati dan Kepentingan AS

    Persetujuan Presiden Prabowo terhadap permintaan AS untuk menggunakan Bandara Kertajati sebagai pusat bengkel pesawat Hercules kawasan Asia memunculkan pro dan kontra di media sosial.

    Pihak yang mendukung menilai kerja sama tersebut menguntungkan Indonesia melalui pemasukan sewa, transfer teknologi, serta peluang pengembangan industri aviasi nasional.

    Sebaliknya, pihak yang menolak menganggap kebijakan tersebut sebagai bentuk inferioritas Indonesia terhadap AS dan bagian dari kepentingan geopolitik jangka panjang Amerika Serikat di kawasan Asia, khususnya dalam menghadapi China.


    3. Sentralisasi Ekonomi dan Kekhawatiran Baru Pasar

    Wacana pembentukan badan khusus pengelola ekspor sumber daya alam menunjukkan adanya kegelisahan negara terhadap kebocoran devisa, praktik transfer pricing, dan rente ekonomi yang selama ini memang menjadi persoalan nyata.

    Namun, langkah pemerintah tersebut juga memunculkan kekhawatiran baru mengenai potensi sentralisasi kekuasaan ekonomi, monopoli, elite capture, dan ketidakpastian hukum.

    Reaksi pelaku industri sawit dan pertambangan menunjukkan bahwa pasar bukan semata menolak penguatan tata kelola, melainkan khawatir terhadap perubahan besar yang dilakukan tanpa transparansi dan partisipasi yang memadai.

    Di tengah tekanan fiskal, pelemahan rupiah, dan ketidakpastian global, arah kebijakan yang belum jelas mudah dipersepsikan sebagai tambahan risiko oleh investor.

    Di sisi lain, APBN memang mulai menunjukkan sedikit ruang perbaikan, ditandai dengan menurunnya defisit, surplus keseimbangan primer, dan pertumbuhan penerimaan negara.

    Namun, perbaikan tersebut juga ditopang lonjakan subsidi dan kompensasi energi yang sangat besar, sehingga memunculkan risiko fiskal jangka panjang apabila terus dipertahankan.

    Dalam situasi seperti ini, perlu dipastikan bahwa upaya memperkuat kedaulatan ekonomi tidak berubah menjadi konsentrasi kekuasaan ekonomi semata.

    Momentum pembenahan seharusnya digunakan untuk memperkuat institusi, meningkatkan transparansi, dan memastikan sumber daya nasional benar-benar dikelola untuk kepentingan publik.

  • Brief Update BDS Alliance Kamis 21 Mei 2026


    EKONOMI

    1. KPK: Perputaran Ekonomi Program MBG di Daerah Masih Rendah

    Hasil kajian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan bahwa pada tahun 2025, perputaran ekonomi daerah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih berada di bawah 5 persen. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Aminudin, menyebut mayoritas aliran dana program MBG justru kembali ke kota-kota besar karena sebagian besar pemasok (supplier) berasal dari wilayah perkotaan.

    Temuan tersebut dinilai bertolak belakang dengan klaim pemerintah yang selama ini menyebut MBG mampu menggerakkan ekonomi desa secara signifikan.

    Direktur Jejaring Pendidikan KPK, Aida Ratna Zulaiha, menambahkan bahwa hanya 1,4 persen pemasok MBG yang berasal dari koperasi maupun BUMDes. Dari total 17.300 SPPG yang beroperasi pada 2025 dengan 40.433 pemasok bahan baku, hanya terdapat 18 entitas koperasi atau BUMDes yang terlibat sebagai pemasok.

    KPK berharap pemerintah dapat mengembangkan ekosistem pendukung MBG berbasis ekonomi lokal melalui model circular economic village.

    Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan program MBG akan berdampak besar terhadap ekonomi desa. Dengan asumsi 3.000 penerima MBG di setiap desa dan nilai Rp15 ribu per penerima, maka perputaran uang disebut dapat mencapai Rp45 juta per hari atau sekitar Rp900 juta per bulan di satu desa.


    2. BI Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,25 Persen

    Setelah delapan bulan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,25 persen, Bank Indonesia (BI) akhirnya menaikkan BI Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen.

    Suku bunga Deposit Facility kini berada di level 4,25 persen, sedangkan Lending Facility naik menjadi 6 persen.

    Kebijakan tersebut diambil guna memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah akibat memburuknya kondisi global, terutama dampak perang di Timur Tengah, sekaligus menjaga sasaran inflasi 2026–2027 tetap berada dalam kisaran 2,5±1 persen.

    Kepala Ekonom BCA, David Sumual, menilai kenaikan BI Rate setidaknya mampu menahan tekanan terhadap rupiah. Namun, menurutnya efek stabilisasi tetap terbatas apabila tekanan eksternal maupun domestik masih berlanjut.

    Ia menambahkan, sektor finansial akan menjadi pihak pertama yang merasakan dampak kebijakan tersebut, terutama industri perbankan yang harus melakukan berbagai penyesuaian. Pelaku usaha ekspor-impor juga diperkirakan terdampak akibat perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

    Sementara itu, Direktur Eksekutif Celios, Bhima Yudhistira, menyebut kenaikan suku bunga akan langsung terasa pada cicilan kredit masyarakat, khususnya KPR dengan skema floating rate.

    Kenaikan bunga kredit juga dinilai berpotensi menekan sektor usaha. Beban bunga yang tinggi dikhawatirkan mendorong pengusaha melakukan efisiensi, termasuk pengurangan tenaga kerja.


    3. IHSG Kembali Anjlok, Investor Soroti Danantara DSI

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami tekanan tajam. Hingga pukul 13.35 WIB, indeks turun 3,64 persen ke level 6.088,22.

    IHSG sempat menyentuh titik terendah harian di level 6.083,69 dan akhirnya ditutup pada posisi 6.093, turun 223 poin atau minus 3,54 persen dibanding penutupan sebelumnya di level 6.318,50.

    Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir, mengakui salah satu sentimen yang menekan pasar berasal dari pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI), yang akan menjadi satu-satunya pengelola ekspor komoditas.

    Ia menegaskan pemerintah tetap memperhatikan kepentingan pelaku pasar terkait aktivitas ekspor dan memastikan badan tersebut akan beroperasi sesuai kebutuhan pasar.

    Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya menilai publik belum sepenuhnya memahami dampak kebijakan tersebut. Menurutnya, jika masyarakat sudah memahami tujuan pembentukan badan ekspor baru itu, indeks pasar justru berpotensi meningkat.

    Ia menyebut keberadaan badan tersebut akan membuat transaksi ekspor lebih transparan, mengurangi praktik manipulasi nilai ekspor, serta pada akhirnya meningkatkan laba perusahaan dan valuasi saham di bursa.


    4. Pemerintah Soroti Dugaan Praktik Under-Invoicing Ekspor

    Presiden Prabowo hari ini memanggil Menteri Keuangan Purbaya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.

    Usai pertemuan, Purbaya mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan laporan mengenai 10 perusahaan besar yang diduga melakukan praktik under-invoicing ekspor.

    Dari hasil pengecekan terhadap tiga pengapalan ke Amerika Serikat, ditemukan adanya selisih signifikan antara nilai ekspor yang dicatat perusahaan dengan nilai pembayaran sebenarnya dari importir di AS.

    Salah satu perusahaan tercatat melaporkan nilai ekspor sebesar USD 2,6 juta, padahal pembayaran dari importir mencapai USD 4,2 juta.

    Bahkan terdapat perusahaan lain yang mencatat ekspor hanya sebesar USD 1,44 juta, sementara nilai sebenarnya mencapai lebih dari USD 4 juta.


    POLITIK

    28 Tahun Reformasi: Soeharto Lengser dan Memori yang Mulai Dilupakan

    Hari ini, 21 Mei 2026, menandai tepat 28 tahun pengunduran diri Soeharto dari jabatan Presiden Republik Indonesia setelah berkuasa selama kurang lebih 32 tahun.

    Namun, hanya sedikit media massa yang kembali mengangkat peristiwa bersejarah tersebut. Reformasi 1998 seolah mulai dilupakan, padahal momentum itu menjadi puncak dari perjuangan panjang melawan sistem otoritarianisme di Indonesia.

    Sebagian kalangan bahkan menilai gejala kembalinya sistem serupa kini mulai terlihat secara perlahan.

    Pada 21 Mei 1998 pukul 09.00 WIB di Istana Merdeka, Jakarta, Soeharto membacakan pernyataan pengunduran dirinya. Jabatan presiden kemudian langsung diambil alih oleh Wakil Presiden BJ Habibie.

    Pengunduran diri itu disambut sorak sorai mahasiswa yang saat itu menduduki Gedung DPR/MPR. Tuntutan reformasi yang diperjuangkan mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat akhirnya tercapai.

    Lengsernya Soeharto terjadi setelah berbagai pilar politik dan ekonomi yang menopang kekuasaannya mulai runtuh di tengah krisis multidimensi.

    Krisis moneter yang dimulai pada pertengahan 1997 menyebabkan nilai tukar rupiah jatuh dari sekitar Rp2.500 menjadi Rp17.000 per dolar AS.

    Akibatnya, puluhan ribu perusahaan bangkrut dan jutaan masyarakat kehilangan pekerjaan. Krisis ekonomi kemudian berkembang menjadi krisis sosial dan politik.

    Situasi semakin memanas setelah penembakan mahasiswa Universitas Trisakti pada 12 Mei 1998 yang menewaskan Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Hendriawan Sie, dan Heri Hertanto.

    Peristiwa itu memicu kerusuhan besar bernuansa rasial di Jakarta dan beberapa kota lain pada 13–14 Mei 1998 yang menewaskan ribuan orang serta membakar ribuan bangunan.

    Soeharto yang saat itu tengah menghadiri KTT G-15 di Mesir akhirnya mempercepat kepulangannya ke Indonesia pada 15 Mei 1998.

    Meski sempat mencoba mengakomodasi tuntutan reformasi dan mempertahankan dukungan politik, satu per satu loyalisnya meninggalkan pemerintahan.

    Akhirnya, Soeharto meninggalkan Istana Merdeka untuk terakhir kalinya.

    Kini, mantan menantunya berada di kursi kepresidenan di tengah kondisi rupiah yang kembali melemah terhadap dolar AS, bahkan melewati level terlemah pada era akhir pemerintahan Soeharto.


    TRENDING MEDSOS

    1. Kata “Guru” Masih Trending di X

    Kata “guru” masih menjadi topik yang ramai diperbincangkan di platform X hari ini.

    Perbincangan dipicu pidato Presiden Prabowo yang sempat salah menyebut kenaikan gaji guru sebesar 300 persen, sebelum kemudian meralat bahwa yang dimaksud adalah kenaikan gaji hakim.

    Kesalahan penyebutan tersebut memicu kritik warganet terkait perlakuan yang dianggap diskriminatif terhadap profesi guru dibanding profesi lain.


    2. Nama Dasco Banyak Dicari di Google

    Nama Dasco juga menjadi salah satu kata yang paling banyak dicari di Google hari ini.

    Dasco menjelaskan maksud ucapan terima kasih Presiden Prabowo kepada PDIP yang disebut bersedia “berkorban di luar pemerintahan”.

    Selain itu, nama Dasco ramai dibicarakan di media sosial terkait insiden mikrofon bocor saat Presiden mengakhiri pidato dalam Sidang Paripurna DPR kemarin.


    HIGHLIGHT

    Setiap tanggal 21 Mei memang bukan hari nasional. Namun, sebagian pihak terus berupaya merawat ingatan atas peristiwa penting yang terjadi 28 tahun lalu, ketika Soeharto melepaskan jabatan presiden.

    Ada pula pihak yang mencoba menghapus memori kolektif atas peristiwa tersebut.

    Padahal, Reformasi 1998 telah mengubah arah perjalanan bangsa secara drastis dan layak dikenang, bukan sekadar sebagai nostalgia, tetapi sebagai pelajaran sejarah bahwa masa lalu dapat kembali berulang dengan aktor yang berbeda.

  • Brief Update BDS Alliance Selasa 19 Mei 2026


    POLITIK

    1. PT Pindad Siapkan Mobil Khusus Presiden Prabowo

    PT Pindad akan membuat mobil pesanan khusus Presiden Prabowo Subianto, yang pada bagian tertentu menggunakan kaca agar memudahkan presiden menyapa dan menyalami masyarakat.

    Direktur Utama PT Pindad, Sigit Puji Santosa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima arahan langsung dari Presiden dan siap merealisasikan kendaraan tersebut. Menteri Keuangan Purbaya juga menyatakan kesiapan pemerintah menyediakan anggarannya.

    PT Pindad sendiri merupakan produsen kendaraan taktis Maung yang saat ini digunakan sebagai kendaraan operasional TNI. Presiden Prabowo juga diketahui menggunakan Maung MV3 Garuda Limousine.

    Permintaan kendaraan khusus itu disampaikan Presiden saat meresmikan 1.061 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan dirinya membutuhkan mobil yang membuatnya tampak berdiri dari luar, padahal sebenarnya duduk, karena merasa lelah harus terus berdiri saat menyapa masyarakat dari kendaraan.


    2. Pemerintah Kecam Penahanan 5 WNI dalam Misi Kemanusiaan Gaza

    Pemerintah Indonesia dan berbagai kalangan mengecam penahanan lima warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional untuk Palestina, Global Sumud Flotilla.

    Kelima WNI tersebut, empat di antaranya wartawan, disergap tentara Israel di perairan Mediterania Timur pada Senin (18/5/2026). Mereka berada di tiga kapal yang tengah menuju Jalur Gaza bersama puluhan aktivis kemanusiaan lainnya.

    Kasus ini memicu tuntutan agar pemerintah Indonesia mengoptimalkan jalur diplomasi internasional dan hukum internasional untuk membebaskan para WNI tersebut.


    3. Guru Non-ASN Bersertifikat Akan Dapat Tunjangan Rp 2 Juta

    Guru non-aparatur sipil negara (ASN) yang telah memiliki sertifikat pendidik dan memenuhi beban kerja akan menerima tunjangan profesi sebesar Rp 2 juta per bulan.

    Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, menyampaikan di DPR bahwa jumlah guru yang akan menerima tunjangan tersebut mencapai 137.764 orang.

    Sementara itu, sebanyak 99.432 guru non-ASN yang telah memiliki sertifikat pendidik namun belum memenuhi beban kerja akan menerima insentif sebesar Rp 400 ribu per bulan.


    EKONOMI

    1. IHSG Anjlok, Pasar Resah Rumor Badan Tunggal Ekspor

    Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia kembali melanjutkan tren negatif. Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG turun 3,08% ke level 6.396,26, dan akhirnya ditutup melemah 3,47% ke posisi 6.370.

    Sektor pertambangan dan energi menjadi penyumbang penurunan terdalam.

    Di tengah pelemahan pasar, beredar rumor mengenai rencana pemerintah membentuk badan khusus pengelola ekspor komoditas. Dalam skema yang disebut tengah disiapkan, eksportir diwajibkan menjual produk kepada badan tersebut yang nantinya mengelola ekspor secara langsung.

    Rumor ini memicu kekhawatiran pelaku pasar terkait potensi pengendalian harga dan intervensi negara terhadap mekanisme perdagangan.

    Dirjen Minerba Tri Winarno mengaku belum mengetahui rencana tersebut. Hal serupa disampaikan Menteri Keuangan Purbaya yang menyebut pengumuman resmi akan disampaikan langsung oleh Presiden.


    2. Rupiah Sentuh Rekor Terlemah, Pemerintah Buyback SBN

    Tekanan terhadap rupiah terus berlanjut meski Bank Indonesia melakukan intervensi di pasar valas dan obligasi.

    Nilai tukar rupiah sempat menyentuh level terlemah sepanjang sejarah di Rp 17.733 per dolar AS pada pukul 13.54 WIB sebelum ditutup melemah 0,28% di posisi Rp 17.705/USD.

    Pelemahan terjadi meski indeks dolar AS (DXY) turun 0,11% ke level 99,094.

    Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai rupiah berpotensi menguat seiring meredanya kekhawatiran pasar setelah Presiden AS Donald Trump menunda serangan ke Iran. Namun, penguatan dinilai tetap terbatas karena pasar masih mencermati sentimen domestik dan arah kebijakan BI Rate.

    Menteri Keuangan Purbaya mengungkapkan pemerintah telah melakukan pembelian kembali Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp 600 miliar sejak pekan lalu melalui skema Bond Stabilization Fund (BSF) yang dananya berasal dari APBN.

    Pemerintah sebenarnya menyiapkan plafon hingga Rp 2 triliun per hari, namun baru terpakai Rp 600 miliar. Menurut Purbaya, hal ini menunjukkan pelepasan SBN oleh investor asing masih relatif kecil dan yield obligasi tetap terkendali.

    Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai intervensi pasar hanya akan efektif bila pasar percaya pemerintah tetap disiplin dalam kebijakan fiskal dan moneter.


    3. BI Didesak Naikkan Suku Bunga untuk Redam Rupiah

    Bank Indonesia mulai menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG) hari ini dan akan mengumumkan hasilnya besok, termasuk keputusan terkait BI Rate.

    LPEM FEB UI menilai BI perlu menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5% untuk memperkuat rupiah. Dalam empat bulan terakhir, BI disebut telah menghabiskan lebih dari USD 10 miliar cadangan devisa demi menjaga stabilitas rupiah.

    Chief Economist Trimegah Sekuritas, Fakhrul Fulvian, bahkan mendorong kenaikan lebih agresif sebesar 50 basis poin. Menurutnya, persoalan saat ini sudah menyentuh kredibilitas kebijakan makroekonomi nasional.

    Sebaliknya, ekonom Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, memperkirakan BI akan mempertahankan suku bunga di level 4,75%. Ia menilai kenaikan suku bunga tidak terlalu efektif di tengah derasnya capital outflow dan persoalan struktural ekonomi domestik.


    4. PHK Capai 15.425 Orang Sepanjang Awal 2026

    Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sebanyak 15.425 pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari-April 2026.

    Jumlah ini meningkat 83,9% dibanding periode Januari-Maret 2026 yang sebelumnya tercatat 8.389 orang. Namun secara tahunan, angka PHK masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 39.092 orang.

    Wakil Presiden KSPI, Kahar S Cahyono, memperingatkan potensi tambahan PHK terhadap sekitar 9.000 pekerja dalam tiga bulan mendatang.

    Beberapa perusahaan yang disebut telah melakukan PHK antara lain:

    • PT Nikomas, Serang: 279 pekerja
    • PWI 2: 223 pekerja
    • PT Sin Han Babis: 176 pekerja
    • PT dan CV Toyota Asri Motor, Jawa Timur: 200 pekerja

    HUKUM

    Noel Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan Sertifikat K3

    Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan dalam pemerintahan Prabowo, Immanuel “Noel” Ebenezer Gerungan, dituntut hukuman penjara selama lima tahun.

    Jaksa menilai Noel terbukti melakukan tindak pidana pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

    Selain hukuman penjara, Noel juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 4,435 miliar.

    Dalam kasus yang sama, jaksa juga menuntut 10 terdakwa lainnya, terdiri dari:

    • 8 pegawai Kemnaker
    • 2 pihak swasta

    Tuntutan hukuman terhadap para terdakwa berkisar antara lima hingga tujuh tahun penjara.

    Noel sempat menjadi sorotan setelah menyatakan penyesalan karena “tidak korupsi lebih banyak”, dengan alasan dirinya yang menerima Rp 4 miliar dituntut lima tahun penjara, sedangkan pihak lain yang disebut menerima Rp 60 miliar hanya dituntut enam tahun.


    TRENDING MEDSOS

    1. “Wowo” dan “KDMP” Trending di X

    Kata “Wowo” dan “KDMP” menjadi trending topic di platform X setelah pidato Presiden Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

    Perbincangan berkembang mulai dari perdebatan soal potongan video pidato, persaingan koperasi dengan toko ritel dan Toko Madura, hingga sorotan terhadap harga gas 3 kg yang dijual Rp 16.000 di KDMP.


    2. IHSG Jadi Sorotan Warganet

    Kata “IHSG” juga ramai dibahas di media sosial X dan masuk Google Trends hari ini.

    Warganet mengaitkan kejatuhan IHSG dengan berbagai rumor kebijakan pemerintah, termasuk ketidakpastian aturan royalti minerba dan rencana pembentukan badan khusus ekspor komoditas.


    HIGHLIGHTS

    1. Diplomasi Internasional Jadi Kunci Pembebasan WNI

    Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, sehingga upaya pembebasan lima WNI dalam misi kemanusiaan Gaza harus mengandalkan instrumen hukum internasional dan diplomasi multipihak.

    Pemerintah juga didorong memaksimalkan tekanan internasional melalui jalur PBB dan organisasi kemanusiaan dunia.


    2. Krisis Kepercayaan Mulai Membayangi Ekonomi Nasional

    Anjloknya IHSG dan melemahnya rupiah hingga menembus rekor terburuk menunjukkan pasar tidak hanya bereaksi terhadap perang Timur Tengah atau harga minyak dunia.

    Pasar juga sedang mengirim sinyal mengenai menurunnya kepercayaan terhadap arah kebijakan domestik.

    Rumor pembentukan badan tunggal ekspor komoditas, ketidakjelasan arah kebijakan ekonomi, hingga kekhawatiran terhadap disiplin fiskal memperkuat persepsi bahwa risiko domestik mulai dianggap sama seriusnya dengan tekanan global.

    Dalam situasi seperti ini, intervensi Bank Indonesia maupun buyback obligasi memang penting untuk meredam gejolak jangka pendek. Namun, stabilitas jangka panjang tidak akan bertahan bila kredibilitas kebijakan terus dipertanyakan.

    Pasar membutuhkan kepastian, bukan sekadar bantahan atau optimisme verbal.

    Di sisi lain, meningkatnya PHK dan ancaman perlambatan industri menunjukkan tekanan ekonomi mulai dirasakan langsung masyarakat.

    Ironisnya, di tengah kecemasan publik terhadap nilai rupiah dan biaya hidup, perhatian elite justru tersedot pada proyek simbolik seperti “mobil khusus Presiden”, yang mudah dibaca publik sebagai jarak psikologis antara kekuasaan dan realitas sehari-hari rakyat.

    Meski demikian, Indonesia masih memiliki ruang untuk memperbaiki keadaan. Rasio utang relatif terkendali, sektor perbankan masih cukup likuid, dan ruang kebijakan belum sepenuhnya tertutup.

    Namun modal paling penting saat ini bukan hanya cadangan devisa atau instrumen moneter, melainkan kemampuan pemerintah membangun kembali rasa percaya bahwa negara masih memiliki arah, prioritas, dan sensitivitas terhadap kondisi rakyatnya.

  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut imperdiet ornare eros, non pellentesque libero luctus dapibus. Aliquam in magna nisi. Nam tempus fermentum leo vel finibus. Donec sit amet erat risus. Duis auctor non ex non vehicula. Pellentesque pellentesque dapibus orci, id dignissim tortor dapibus quis. Pellentesque facilisis nibh non dignissim rhoncus. Mauris fermentum finibus metus, nec molestie metus placerat vel. Proin rhoncus sapien ac ligula dignissim, ut blandit mauris vestibulum.